Pembelajaran Alkitab

Siapkan Alkitab Terjemahan Baru (disarankan versi cetak, bukan digital) disampingmu untuk memeriksa setiap ayat yang diberikan. Jika ada, siapkan juga Alkitab King James Version (KJV) untuk referensi penerjemahan.

Tujuan pembelajaran Alkitab ini adalah untuk membantu orang menemukan iman yang benar dalam Yesus Kristus Yang Bangkit sebagai Tuhan dan Juruselamat.

Tujuannya bukan hanya sekadar mengetahui tentang Kristus; tujuannya adalah untuk menemukan Kristus dan mengenalNya sebagai Juruselamat pribadi.

Dia hidup dan Dia mengundang SEMUA orang untuk datang kepadaNya.

Matius 11:28-30 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.”

Kristen Alkitabiah bukanlah sekadar agama/religi atau reformasi atau filosofi. Kristen adalah hubungan pribadi yang intim dan kekal dengan Allah Yang Hidup.

Alkitab adalah satu-satunya Kitab Suci yang mengajarkan bahwa keselamatan adalah sebuah karunia gratis yang Allah sendiri bayar dan sediakan untuk manusia yang sudah jatuh dalam dosa.

Injil Kristus

Injil

Ayat hafalan: 1 Korintus 15:3-4

Mengerti dan menerima Injil Kristus adalah satu-satunya hal yang paling terpenting dalam kehidupan. Alkitab dengan tegas mengatakan bahwa tidak ada jalan keselamatan selain melalui Injil.

Kita akan mengerti dari Alkitab bahwa tanpa Injil Kristus, manusia sama sekali tidak ada masa depan selain penghukuman kekal dalam api neraka.

Roma 1:16 Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.

Kalimat ini adalah dari Kitab Roma, yang ada dalam bagian Perjanjian Baru didalam Alkitab. Ini ditulis oleh Rasul Paulus, yang adalah Rasul pilihan Kristus untuk menulis banyak buku didalam Alkitab. Sebelum Paulun percaya kepada Kristus, dia adalah seorang guru Yahudi yang sangat religius yang membenci dan menganiaya orang Kristen, bahkan sampai mati. Kisah kehidupannya ditulis dalam buku kelima dalam Perjanjian Baru, yaitu Kisah Para Rasul.

Roma 1:16 mengatakan dengan tegas bahwa Allah menyelamatkan orang berdosa ketika mereka percaya kepada Injil. Tanpa mengerti dan mengimani Injil yang benar, manusia tidak mungkin diselamatkan. Pertanyaanya adalah, apakah Injil itu?

1 Korintus 15:1-8 Dan sekarang, saudara-saudara, aku mau mengingatkan kamu kepada Injil yang aku beritakan kepadamu dan yang kamu terima, dan yang di dalamnya kamu teguh berdiri. Oleh Injil itu kamu diselamatkan, asal kamu teguh berpegang padanya, seperti yang telah kuberitakan kepadamu–kecuali kalau kamu telah sia-sia saja menjadi percaya. Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci; bahwa Ia telah menampakkan diri kepada Kefas dan kemudian kepada kedua belas murid-Nya. Sesudah itu Ia menampakkan diri kepada lebih dari lima ratus saudara sekaligus; kebanyakan dari mereka masih hidup sampai sekarang, tetapi beberapa di antaranya telah meninggal. Selanjutnya Ia menampakkan diri kepada Yakobus, kemudian kepada semua rasul. Dan yang paling akhir dari semuanya Ia menampakkan diri juga kepadaku, sama seperti kepada anak yang lahir sebelum waktunya.

Kalimat ini dari kitab lain didalam Perjanjian Baru yang disebut 1 Korintus. Ini adalah surat pertama Rasul Paulus kepada jemaat di kota Korintus.

Disini Paulus menjelaskan apa itu Injil.

Kata Injil berarti kabar baik. Ini adalah kabar baik bahwa Allah sudah menyediakan keselamatan bagi orang berdosa sehingga mereka bisa didamaikan dengan Allah dan memiliki hidup kekal.

Paulus mengatakan dia menerima Injil langsung dari Kristus. Dia tidak mengarangnya. Dia tidak mendapatkannya dari suatu agama/religi.

Perhatikan beberapa hal penting mengenai Injil dari 1 Korintus 15:1-8:

Apakah Kitab Suci itu?

Injil mengatakan bahwa Kristus mati untuk dosa kita “sesuai dengan Kitab Suci.” Kita akan memulai pembelajaran Injil dari sini, karena tanpa mengerti apa itu Kitab Suci, kita tidak akan mengerti siapa Kristus atau bagian manapun dari Injil.

Kata Kitab Suci sebenarnya berarti “tulisan.” Ini menunjuk kepada Alkitab. Alkitab adalah buku yang paling mengagumkan dan luar biasa di muka bumi. Saya telah menghabiskan seumur hidup saya membaca buku. Saya telah membaca buku klasik sastra Inggris, Al-quran, dan Bhagavad Gita. Saya telah membaca Kebenaran Mulia Buddha, filosofi Yunani, syair Cina dan ramalan Nostradamus. Dan tidak ada satupun buku seperti Alkitab, atau bahkan mendekati.

Alkitab memiliki pesan yang paling luar biasa. Alkitab memiliki bahasa yang paling mentakjubkan. Alkitab memberikan penjelasan luar biasa tentang Allah. Alkitab mempunyai narasi paling hebat tentang kehidupan manusia. Alkitab memiliki puisi terbaik, pujian hymne terbaik. Alkitab memberikan data sejarah terbaik. Alkitab memberikan nubuat terhebat tentang masa depan.

Alkitab adalah buku yang paling terpopuler di seluruh dunia, jauh melampaui yang lain. Keseluruhan Alkitab sudah diterjemahkan kedalam semua bahasa utama, ditambah beberapa bahasa minor. Beberapa bagian Alkitab tersedia dalam lebih dari 2450 bahasa. Pekerjaan penerjemahan sedang dilakukan dalam 2000 bahasa lainnya. Bandingkan ini dengan buku agama lain. Kitab Hindu sudah diterjemahkan dalam 46 bahasa, dan Quran 40 bahasa.

Alkitab adalah penyingkapan Allah kepada manusia. Alkitab memberikan jawaban kepada semua pertanyaan besar dalam kehidupan, seperti: Apakah ada Allah? Siapakah Allah? Bagaimana karakterNya? Bagaimana dunia ada? Apakah manusia? Apakah tujuannya? Apakah manusia berevolusi dari binatang? Apa yang salah dengan manusia? Mengapa dunia penuh dengan masalah? Mengapa manusia mati? Apa yang terjadi setelah manusia mati? Apakah kematian adalah akhir segalanya? Dapatkah manusia dibenarkan dengan Allah? Dapatkah manusia memiliki hidup kekal?

Manusia tidak bisa mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini dengan pikiran sendiri ataupun dengan penyelidikan. Allah telah menyingkapkan jawaban didalam Alkitab karena Dia mengasihi manusia dan ingin menyelamatkan manusia.

Alkitab ditulis oleh sekitar 40 nabi dalam jangka waktu sekitar 1600 tahun. Lima buku pertama (Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, Ulangan) ditulis oleh nabi Musa sekitar 3500 tahun lalu.

Alkitab keseluruhan adalah satu kesatuan buku dengan satu tema, tetapi Alkitab memiliki 66 buku. Tiap-tiap buku ini adalah bagian penting dari pesan keseluruhan.

Alkitab dibagi dalam dua bagian utama: Perjanjian Lama yang mempunyai 39 buku (dari Kejadian hingga Maleakhi), dan Perjanjian Baru yang mempunyai 27 buku (dari Matius hingga Wahyu.) Perjanjian Lama ditulis dalam bahasa Ibrani dan Perjanjian Baru ditulis dalam bahasa Yunani. Keseluruhan 66 buku dalam Alkitab kemudian dibagi lagi menjadi pasal dan ayat. Sebagai contoh Kitab Kejadian mempunyai 50 pasal dan tiap pasal dibagi dalam banyak ayat. Kejadian pasal 1 mempunyai 31 ayat. Ketika Alkitab ditulis awalnya tidak mempunyai pembagian seperti ini. Pembagian ini ditambahkan kemudian untuk mempermudah pencarian.

Kitab Perjanjian Lama (PL) mempersiapkan jalan bagi Perjanjian Baru. PL dimulai dengan menjelaskan penciptaan manusia dan kejatuhan dalam dosa. Kemudian PL juga menjelaskan rencana penyelamatan Allah dengan cara kedatangan AnakNya Yesus kedalam dunia. Dalam PL, Yesus disebut Mesias atau Kristus. Sangat banyak nubuat diberikan dalam PL mengenai kedatangan Kristus. Kita akan mempelajari makna Kristus dan beberapa nubuat ini nanti.

Kitab Perjanjian Baru (PB) berisi penggenapan dari nubuat PL. Empat buku pertama PB (Matius, Markus, Lukas dan Yohanes) menjelaskan kelahiran, kehidupan, kematian dan kebangkitan Yesus Sang Mesias. Kitab kelima, Kisah Para Rasul, menjelaskan pembangunan jemaat mula-mula. Selebihnya PB berisi petunjuk Allah bagi umat tebusanNya didalam jemaat. Buku terakhir dalam Alkitab, yang disebut kitab Wahyu, berisi nubuat kedatangan Kristus, kebangkitan manusia, penghakiman dan pendirian Kerajaan Kekal.

Alkitab menjelaskan sejarah bangsa Israel. Allah menciptakan Israel sebagai bangsa pilihan untuk membawa keselamatan kepada seluruh dunia. Orang Israel biasa disebut Yahudi. Melalui Israel, Allah memberikan Alkitab. Alkitab ditulis oleh nabi-nabi Israel (seperti Musa, Daud, Yesaya). Melalui Israel, Allah membawa Yesus kedalam dunia. Yesus dilahirkan di Israel sebagai orang Yahudi. Allah memilih Abraham sebagai bapa bangsa Israel. Allah memberikan Abraham janji bahwa dia akan menjadi bapa bagi bangsa yang besar dan bahwa dia akan menjadi berkat bagi seluruh dunia. Abraham mempunyai anak yang bernama Ishak (bukan Ismael) yang mewarisi janji Allah kepada Abraham. Ishak mempunyai anak yang bernama Yakub, (bukan anak Ismael) yang mewarisi janji Allah. Nama Yakub kemudian diganti menjadi Israel oleh Allah dan Israel mempunyai 12 anak laki-laki yang kemudian menjadi 12 suku Israel. Semua sejarah penting ini dituliskan dalam buku pertama Alkitab, Kitab Kejadian.

Alkitab juga menjelaskan bagaimana bangsa Israel diperbudak oleh Firaun Mesir dan bagaimana Allah membawa Israel keluar dari Mesir dengan mujizat-mujizat dahsyat dan membawa mereka ke tanah yang sudah Allah janjikan kepada mereka. Sejarah ini ditemukan dalam buku kedua Alkitab, Kitab Keluaran. Israel terletak di pantai timur Laut Mediteranian, sebelah utara Mesir. (Lihat peta 1)

Alkitab juga berisi hukum Allah. Dalam kitab Keluaran, buku kedua Alkitab, kita membaca tentang bagaimana Allah memberikan hukum kudus kepada bangsa Israel di Gunung Sinai dekat Mesir. Sepuluh hukum pertama disebut Sepuluh Perintah Allah, sebagai berikut:

1 Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku. Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. 2 Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku, tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintah-Ku. 3 Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan. 4 Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat: enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu. Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya. 5 Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu. 6 Jangan membunuh. 7 Jangan berzinah. 8 Jangan mencuri. 9 Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu. 10 Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apapun yang dipunyai sesamamu.” (Keluaran 20:1-17.)

Hukum-hukum ini memperlihatkan kepada manusia apa yang dituntut Allah dari manusia dan untuk menunjukkan bahwa semua manusia berdosa terhadap Allah.

Tidak ada seorangpun yang dapat menjalani kehidupan kudus yang dituntut hukum Allah. Semua manusia sudah melanggar hukumm ini, mulai dari hukum pertama, yaitu jangan ada allah lain. Kita melanggar hukum Allah sejak usia dini. Kita tidak perlu sekolah untuk belajar berbohong dan menipu dan mencuri. Allah menuntut manusia mentaati kekudusan hukumNya dari dalam hati. Untuk bisa diterima Allah, tidak cukup dengan perbuatan benar yang terlihat; hati manusia harus murni. Tidak ada seorang pun yang mempunyai hati yang murni. Hukum Allah mengatakan, “Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya … atau apapun yang dipunyai sesamamu.” Ini adalah dosa didalam hati. Perhatikan bahwa Allah mengatakan jangan mengingini istrinya. Yesus mengajarkan bahwa jika seorang pria melihat kepada wanita dengan nafsu dalam hatinya, dia sudah berzinah. Jadi, perzinahan bukan hanya dosa yang dilakukan dengan tubuh jasmani; ini adalah dosa dalam hati. Hukum Allah memperlihatkan bahwa manusia adalah orang berdosa, baik dalam perbuatannya maupun dalam rahasia hatinya.

Hal-hal ini adalah pelajaran dasar mengenai Kitab Suci. Untuk pembuktian lebih lanjut bahwa Alkitab saja satu-satunya Firman Allah, baca buku The Bible Proof dari https://www.wayoflife.org/free_ebooks/bibles_proof.php

Pertanyaan mengenai Injil dan Kitab Suci

  1. Apakah Injil itu?
  2. Buku apa dan pasal berapa dalam Alkitab yang memberikan rangkuman singkat Injil Yesus Kristus?
  3. Apakah arti kata Injil?
  4. Apakah Injil Yesus Kristus?
  5. Apakah arti Kitab Suci?
  6. Alkitab sudah diterjemahkan kedalam berapa bahasa?
  7. Alkitab adalah ____ Allah kepada manusia.
  8. Apakah 3 pertanyaan besar kehidupan yang dijawab Alkitab yang paling menarik bagimu?
  9. Alkitab ditulis oleh sekitar _ orang nabi dalam jangka waktu sekitar ___ tahun.
  10. Apakah nama 5 buku pertama Alkitab?
  11. Siapa nabi yang menulisnya?
  12. Apakah dua pembagian utama dalam Alkitab?
  13. Alkitab terdiri dari berapa buku?
  14. Buku-buku Alkitab dibagi menjadi __ dan __.
  15. Apakah nama empat buku pertama dalam PB?
  16. Mengenai apakah keempat buku ini?
  17. Apakah nama kitab terakhir dalam Alkitab dan mengenai apakah isinya?
  18. Apakah dua hal yang Allah berikan melalui bangsa Israel?
  19. Orang apakah bapa dari Israel?
  20. Siapakah nama anaknya dan cucunya yang mewarisi janji Allah?
  21. Cucunya mempunyai berapa orang anak yang menjadi kepala suku-suku Israel?
  22. Israel menjadi budaknya siapa?
  23. Apakah nama gunung tempat Allah memberikan hukumNya kepada bangsa Israel?
  24. Apakah perintah Allah yang pertama?
  25. Mengapa Allah memberikan hukumNya kepada manusia?

Siapakah Kristus?

Ayat hafalan: Lukas 19:10

Injil mengatakan “Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci …”

Jadi, untuk mengerti Injil, kita perlu mengerti siapakah Kristus?

Kristus artinya “Yang Diurapi.” Kata Kristus berasal dari kata Yunani yang mempunyai arti yang sama dengan kata Ibrani Mesias. Ini menunjuk kepada orang pilihan Allah. Ini menunjuk kepada orang yang sudah Allah pilih untuk menjadi Juruselamat dunia dan untuk menegakkan Kerajaan Kekal Allah.

Kristus merujuk kepada nubuat PL mengenai kedatangan orang pilihan Allah. Ini adalah tema utama PL. Setelah manusia pertama dan isterinya berdosa di Taman Eden, mereka dikutuk untuk mengalami kematian jasmani dan hukuman kekal di neraka. Peristiwa ini disebut sebagai “Kejatuhan” manusia. Kita akan membahas ini lebih dalam di pelajaran mengenai dosa manusia.

Allah merancang jalan keselamatan bagi manusia. Dia merencanakan mengirimkan Kristus kedalam dunia untuk menerima penghukuman yang seharusnya diterima oleh manusia yang berdosa agar manusia bisa diselamatkan. Ketika Yesus datang, Dia berkata, “Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.” (Lukas 19:10).

Allah memberikan nubuat melalui nabi-nabi kudus mengenai kedatangan Kristus Juruselamat. Semua nubuat ini digenapi oleh Yesus. Kita dapat membaca penggenapan nubuat didalam Injil Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes, empat kitab pertama PB.

Berikut beberapa nubuat:

• Kristus harus lahir di Bethlehem (Mikha 5:2). Mikha adalah nabi yang menubuatkan hal ini sekitar 700 tahun sebelum kelahiran Yesus. Bethlehem letaknya beberapa kilometer di selatan ibukota Israel, Yerusalem. Ini adalah tempat kelahiran Yesus seperti yang kita baca dalam Injil Lukas dalam PB. (Lihat peta 2) • Kristus harus lahir dari perawan (Yesaya 7:14). Yesaya hidup sekitar 700 tahun sebelum kelahiran Yesus. Nama Immanuel berarti Allah bersama kita. Kristus adalah Allah yang datang dalam daging. Rencana Allah untuk keselamatan dunia adalah bahwa Anak Allah Yang Kekal mengosongkan diriNya menjadi manusia yang tidak berdosa dan dihukum untuk dosa manusia. Kelahiran Kristus dari perawan bisa kita baca dari Injil Lukas pasal 1-2. (Lukas 1:26-38). • Kristus akan melakukan mujizat penyembuhan. (Yesaya 35:5-6). Yesus menggenapi nubuat ini dengan menyembuhkan berbagai penyakit, bahkan membangkitkan orang mati. Kita bisa baca hal ini dalam banyak bagian Injil. (Matius 11:4-6). • Nubuat dalam Yesaya 35:6 mengenai mata air memancar di padang gurun akan digenapi ketika Kristus datang mendirikan KerajaanNya di dunia dan padang gurun dan belantara akan menjadi taman. • Kristus akan disalibkan. (Mazmur 22:14-16). Mazmur ini ditulis oleh nabi Daud sekitar 1000 tahun sebelum kelahiran Yesus. Mazmur 22 memaparkan kematian yang mengerikan dengan penyaliban, tetapi ketika Daud menuliskan ini, sama sekali belum ada praktek penyaliban di muka bumi! Penyaliban baru mulai dipraktekkan di Kerajaan Romawi tidak lama sebelum kelahiran Yesus. ◦ Untuk menghukum penjahat yang sangat jahat, seperti pembunuh, pemerintah Romawi memakukan tangan dan kaki mereka pada kayu salib dan membiarkan mereka mati. Biasanya membutuhkan waktu beberapa hari untuk membiarkan mereka menderita perlahan sampai mati. Siksaan ini menyebabkan tulang-tulang korban terlepas dari persendian. Karena kehilangan darah, korban akan mengalami kehausan yang dahsyat, tetapi mereka tidak diberikan minum. Semua ini dipaparkan dalam nubuat di Mazmur 22. Anjing-anjing di pasal ini dijelaskan adalah orang-orang jahat yang menyalibkan dan mengejek Yesus. Mereka disebut anjing karena kelakuan mereka seperti binatang. ◦ Yesus disalibkan oleh pemerintah Romawi walaupun Dia tidak melakukan kejahatan. Para pemimpin agama Yahudi iri kepada Yesus dan membenci Dia dan memberikan tuduhan palsu terhadapNya kepada pemerintah Romawi, Pilatus yang akhirnya memutuskan untuk menghukumNya mati. Catatan pengadilan dan penyaliban Yesus diberikan didalam Injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes. ◦ Nubuat mengatakan para serdadu membuang undi atas jubah Yesus dibawah kaki salib (Mazmur 22:18). Para serdadu kejam melakukan hal ini selagi Yesus menderita diatas salib. Hal ini dicatat dalam Matius 27:35. ◦ Nubuat mengatakan mereka akan mengolok-olok Yesus. (Mazmur 22:6-8). Penggenapan nubuat ini dicatat dalam Matius 27:39-44. ◦ Penggenapan “mereka menonton dan memandangi Yesus” (Mazmur 22:17) tercatat di Matius 27:36. ◦ Nubuat “segala tulang dapat dihitung” (Mazmur 22:17) berarti tidak ada tulang yang dipatahkan, digenapi hari berikutnya yang adalah hari Sabat besar saat korban harus diturunkan, karena kedua penjahat itu masih hidup maka tulang mereka dipatahkan untuk mempercepat kematian mereka. Tetapi Yesus sudah mati, sehingga tidak ada tulangNya yang dipatahkan. Penggenapan ini dicatat di Yohanes 19:36. • Kristus akan memikul kesengsaraan kita. Tuhan menimpakan kejahatan kita kepada Kristus. (Yesaya 53). Ini adalah bagian terindah dalam Alkitab. Yesaya menubuatkan bahwa Kristus akan dihukum menggantikan orang berdosa. Dia mengatakan manusia sudah tersesat dari Allah dan Allah menimpakan kejahatan kita kepada Kristus. Yesus menggenapi nubuat ini saat Dia mengucurkan darahNya dan menderita diatas salib. Saya bisa diselamatkan karena Yesus sudah dihukumkan menggantikan saya. ◦ Hal ini seperti hakim yang menanggung hukuman penjahat sehingga penjahat bisa bebas. Inilah yang dilakukan Allah kepada orang berdosa. Yesus membayar hutang dosa manusia. Setiap dosa harus dihukum dan itu berarti setiap dosa adalah hutang besar kepada Allah yang tidak mungkin bisa dibayar. Tidak ada amal perbuatan baik apapun yang bisa membayar dosa saya terhadap Allah. Hutang dosa harus dibayar dengan hukuman kekal dalam api neraka.

◦ Injil, kabar baiknya adalah bahwa Yesus sudah membayar lunas hutang dosa manusia dan orang berdosa bisa diselamatkan dari hukuman kekal api neraka jika dan hanya jika saya mau menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya.

• Nubuat mengatakan bahwa Yesus akan menjadi Anak Domba Allah. PL menubuatkan Kristus akan menjadi korban dari Allah untuk penebusan dosa. Dia akan menggantikan orang berdosa. Hal ini sudah dinubuatkan dengan berbagai cara. Salah satu nubuat adalah Domba Paskah yang dijelaskan Kitab Keluaran 12. Ketika Allah membawa bangsa Israel keluar dari perbudakan Mesir, Firaun raja Mesir menolak membiarkan mereka pergi. Lalu Allah membunuh semua anak sulung Firaun dan semua anak sulung di Mesir. Allah mengatakan Dia akan melalui tanah Mesir pada malam hari dan membunuh semua anak sulung sebagai penghukuman atas dosa Mesir kepada Allah. Bangsa Israel diselamatkan dari penghakiman ini dengan Domba Paskah. Orang Israel diperintahkan untuk memotong seekor domba, mencurahkan darahnya dan membubuhkan darah domba di kedua tiang dan ambang pintu. ◦ Keluaran 12:13 Dan darah itu menjadi tanda bagimu pada rumah-rumah di mana kamu tinggal: Apabila Aku melihat darah itu, maka Aku akan lewat dari pada kamu. Jadi tidak akan ada tulah kemusnahan di tengah-tengah kamu, apabila Aku menghukum tanah Mesir. ◦ Hal ini terjadi dan bangsa Israel keluar dari Mesir pada malam itu, 3500 tahun yang lalu. Semua anak sulung Mesir mati, tetapi tidak ada satupun dari orang Israel yang mati, karena mereka dilindungi oleh darah Domba Paskah. Paskah ini pun adalah nubuat kedatangan Yesus. Dialah Anak Domba Allah yang mati dan mencurahkan darahNya untuk keselamatan manusia. Saat Yesus datang, Yohanes Baptis yang membuka jalan mengatakan, “Lihatlah Anak domba Allah 13 , r yang menghapus dosa dunia.” (Yohanes 1:29). • Nubuat mengatakan Kristus akan dikuburkan dalam kuburan orang kaya. (Yesaya 53:9). Kita baca penggenapannya dalam Injil Yohanes 19:38-42 setelah Yesus mati, tubuhNya diturunkan dari salib dan dikuburkan dalam kuburan orang kaya yang bernama Yusuf dari Arimatea. • Nubuat Yesus akan bangkit dari kematian. (Mazmur 16:10). Nubuat ini diberikan oleh Daud dan digenapi Yesus saat kebangkitanNya setelah tiga hari tiga malam didalam kubur. Dia memperlihatkan diri kepada ratusan saksi mata. Setelah 40 hari, Yesus naik kembali ke sorga tempat asalNya. • Nubuat Yesus akan datang kembali ke bumi untuk menegakkan KerajaanNya di bumi (Yesaya 9:6-7). Nubuat ini akan digenapi di masa depan. Yesus berjanji akan datang kembali. Daud adalah Raja Israel. Kehidupan dan kerajaannya dijelaskan dalam Kitab 1 dan 2 Samuel di PL. Allah menjanjikan Daud bahwa Kristus akan lahir dari keturunannya dan Kristus akan menegakkan kembali Kerajaan Daud. • Jadi, ketika Injil mengatakan “Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci,” hal ini merujuk kepada nubuatan-nubuatan ini yang diberikan jauh sebelum kelahiran Yesus.

Masih banyak nubuatan lainnya. Yesus saja satu-satunya sepanjang sejarah manusia yang menggenapi semua nubuatan ini. Tidak ada orang lain satu pun yang sudah dicatat sejarah seperti ini jauh sebelum kelahiranNya.

Nubuat Alkitab membuktikan bahwa ini adalah benar-benar Firman Allah, karena hanya Allah saja yang mengetahui masa depan dengan tepat mendetil.

Kita tahu pasti bahwa Alkitab sudah ada sebelum Yesus lahir, karena kita mempunyai salinan kitab para nabi yang diperiksa berumur 150 sampai 200 tahun sebelum Yesus. Kitab Laut Mati (Dead Sea Scroll) terpelihara didalam gua di padang gurun dekat Laut Mati di sebelah selatan Israel. Kitab ini tertulis pada gulungan kulit. Salah satu isinya adalah Kitab Yesaya yang lengkap dan penuh dengan nubuatan yang sudah kita kutip dalam pelajaran ini. Gulungan Kitab Yesaya (The Great Isaiah Scroll) yang sangat berharga ini disimpan didalam Museum Israel di Yerursalem.

Kini kita tahu mengenai siapakah Kristus yang di Alkitab ini.

Percaya Injil membutuhkan iman bahwa Yesus adalah Sang Kristus yang dijanjikan dalam nubuat PL. Percaya Injil juga berarti saya harus menolak semua kristus palsu. Yesus memperingatkan bahwa akan datang kristus-kristus palsu dan menyesatkan manusia.

Matius 24:4-5 Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.

Cara untuk mengenali kristus palsu adalah dengan memeriksa pengajarannya dan membandingkannya dengan Alkitab. Keterangan mengenai Kristus asli hanya ada di Alkitab. Dia adalah Anak Allah Yang Kekal, lahir dari perawan, tidak berdosa. Dia mati dan mencurahkan darahNya untuk membayar lunas semua hutang dosa manusia. TubuhNya bangkit dari kematian. Dia naik kembali ke sorga menantikan waktunya untuk datang kembali.

Salah satu kristus palsu dijelaskan dalam The Aquarian Gospel of Jesus the Christ. Saya membaca ini sebelum menjadi Kristen. Buku ini mengatakan Kristus pergi ke Mesir dan India ketika muda dan disana mempelajari kebijaksanaan para guru. Kristus adalah sumber segala kebijaksanaan dan tidak perlu mempelajari kebijaksanaan di dunia ini. Kristus palsu lainnya adalah Isa Islam. Quran, kitab Islam menjelaskan tentang Isa, tetapi ini bukanlah Yesus di Alkitab. Isa didalam Quran bukanlah Anak Allah dan tidak mati di salib untuk dosa manusia.

Pertanyaan tentang Kristus

  1. Apakah itu Injil Yesus Kristus?
  2. Alkitab ditulis oleh sekitar _ orang nabi dalam jangka waktu sekitar ___ tahun.
  3. Siapa nabi yang menulis lima kitab pertama Alkitab?
  4. Bagaimana pembagian utama dalam Alkitab?
  5. Alkitab terdiri dari berapa banyak buku?
  6. Apa nama empat kitab pertama dalam PB?
  7. Apakah subyek keempat kitab ini?
  8. Orang apakah bapa dari Israel?
  9. Siapakah nama anaknya dan cucunya yang mewarisi janji Allah?
  10. Apakah maksud gelar Kristus?
  11. Apakah kata Ibrani yang mempunyai arti yang sama?
  12. Kristus merujuk kepada nubuat PL tentang kedatangan orang pilihan Allah untuk menjadi ____ dunia.
  13. Apakah itu Kejatuhan manusia?
  14. Apakah tujuan kedatangan Kristus ke dunia?
  15. Menurut nubuat Alkitab, dimana Kristus harus lahir?
  16. Siapa nabi yang mengatakan Kristus harus lahir dari perawan?
  17. Berapa lama nubuat kelahiran dari perawan ini diberikan sebelum kelahiran Yesus?
  18. Apakah arti nama Immanuel?
  19. Siapakah nama malaikat yang memberitakan kelahiran Yesus kepada Maria?
  20. Berapa banyak penyakit yang Yesus sembuhkan?
  21. Nubuat mana yang menjelaskan detil penyaliban Yesus?
  22. Apakah itu penyaliban?
  23. Berapa lama nubuat ini diberitakan sebelum kelahiran Yesus?
  24. Mengapa orang-orang yang menyalibkan Yesus disebut anjing-anjing?
  25. Apakah yang dilakukan para serdadu ketika Yesus menderita di salib?
  26. Apakah yang dilakukan orang banyak ketika Yesus menderita di salib?
  27. Mengapa para serdadu tidak mematahkan kaki Yesus?
  28. Apakah yang dilakukan Yesus untuk orang berdosa ketika Dia mati di salib?
  29. Mengapa orang berdosa berhutang kepada Allah?
  30. Bagaimana cara orang berdosa membayar hutang ini sendiri?
  31. Bagaimana cara hutang ini bisa lunas?
  32. Apakah itu Domba Paskah?
  33. Apakah maksudnya Kristus adalah Anak Domba Allah?
  34. Siapa orang kaya yang menyediakan kuburannya untk penguburan Yesus?
  35. Siapakah Daud dan janji apakah yang Allah berikan padanya?
  36. Apakah yang ditemukan di gua di Laut Mati yang membuktikan nubuat Alkitab ditulis sebelum kelahiran Yesus?
  37. Yesus memperingatkan bahwa akan ada _____ palsu yang akan datang di dunia.

Apakah Dosa itu?

Ayat hafalan: Yeremia 17:9; Roma 3:23

Injil mengatakan Kristus telah mati karena dosa-dosa kita.

Jadi, untuk diselamatkan saya harus mengerti apakah itu dosa dan saya mengerti bahwa saya adalah orang berdosa.

Dosa adalah pelanggaran hukum Allah.

1 Yohanes 3:4 Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Allah.

Alkitab mengatakan semua orang telah berbuat dosa.

Alkitab mengatakan semua orang telah kehilangan kemuliaan Allah.

Roma 3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah

Apakah maksudnya semua orang telah berbuat dosa dan semua orang telah kehilangan kemuliaan Allah? Aritnya adalah semua orang telah melanggar hukum kudus Allah. Artinya tidak seorang pun yang mendekati standar kebenaran Allah. Inilah maksudnya kehilangan kemuliaan Allah. Ini seperti tongkat pengukur satu meter. Tongkat pengukur mensimbolkan standar kebenaran Allah yang sempurna untuk manusia. Ini menandakan kebenaran yang Allah tuntut dari manusia. Tetapi oleh karena dosa, tidak ada seorang pun yang mencapai ukuran standar itu. Tidak ada seorang pun benar. Kita semua jauh dari standar.

Alkitab menjelaskan dosa manusia sebagai berikut:

Roma 3:10 seperti ada tertulis: “Tidak ada yang benar, seorangpun tidak. 3:11 Tidak ada seorangpun yang berakal budi, tidak ada seorangpun yang mencari Allah. 3:12 Semua orang telah menyeleweng, mereka semua tidak berguna, tidak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak. 3:13 Kerongkongan mereka seperti kubur yang ternganga, lidah mereka merayu-rayu, bibir mereka mengandung bisa. 3:14 Mulut mereka penuh dengan sumpah serapah, 3:15 kaki mereka cepat untuk menumpahkan darah. 3:16 Keruntuhan dan kebinasaan mereka tinggalkan di jalan mereka, 3:17 dan jalan damai tidak mereka kenal; 3:18 rasa takut kepada Allah tidak ada pada orang itu.”

Ini adalah kondisi alamiah sejak dari lahir. Dalam pandangan Allah, tidak ada seorang pun yang benar atau baik. Semua orang sudah menjauh dari Allah. Perhatikan bahwa Alkitab secara khusus berfokus pada perkataan manusia yang membuktikan bahwa dia adalah orang berdosa. Di seluruh dunia, dalam setiap bahasa, perkataan manusia penuh dengan sumpah serapah, kata-kata benci, menipu, mengutuk dan kepahitan. Allah memberikan manusia kemampuan berbicara dengan memberikan anggota-anggota tubuh yang luar biasa seperti lidah, mulut, kerongkongan dan pikiran yang tidak dimiliki oleh makhluk lain, tetapi manusia menyalahgunakan pemberian luar biasa ini untuk kejahatan. Bukannya memuji Allah, manusia mengutuk dan menghujat. Bukannya mengatakan kebenaran dan kasih kepada sesama, manusia mengatakan amarah, fitnah, ejekan, iri hati dan kepahitan.

Setiap sumpah serapah, kebohongan, kutukan, kepahitan, semuanya adalah dosa besar terhadap Sang Pencipta.

Kita lihat bahwa ini adalah dosa manusia yang telah merampas damai sejahtera dari bumi. Jalan damai tidak mereka kenal. Banyak gerakan “damai” pada masa sekarang ini, tetapi manusia bahkan tidak bisa menjaga perdamaian dengan tetangga, teman dan orang yang dikasihinya. Ini disebabkan karena manusia secara alamiah adalah berdosa dan egois. Tidak perduli bagaimana baik pendidikannya atau bagaimana kayanya dia, dia adalah orang berdosa dan orang berdosa tidak memiliki damai sejahtera.

Kita lihat juga bahwa dosa adalah tidak adanya rasa takut kepada Allah. Rasa takut kepada Allah tidak ada pada orang itu. Artinya adalah manusia tidak menghormati Allah sebagai Sang Pencipta. Manusia tidak mau mentaati Allah. Manusia tidak menghargai Allah sebagai Allah dalam kehidupan dan tidak mentaati hukumNya.

Bagaimana manusia bisa sampai pada kondisi yang mengerikan ini? Alkitab mengatakan dosa manusia dimulai dari Taman Eden seperti yang dijelaskan dalam Kitab Kejadian pasal 1-3. Allah menciptakan dunia dan menciptakan manusia pertama dan perempuan untuk memenuhi dan menguasai dunia. Nama mereka adalah Adam dan Hawa. Ketika Allah menciptakan manusia, manusia adalah benar dan tidak berdosa. Manusia menjadi berdosa ketika Adam dan Hawa tidak mentaati Allah. Setelah Allah menjadikan Adam dan menempatkannya di taman yang indah, Allah memerintahkannya untuk tidak makan dari buah pengetahuan yang baik dan yang jahat. Inilah yang terjadi. Setan, dalam rupa ular yang indah, menggoda Hawa kemudian Hawa dan Adam memakan buah pengetahuan baik dan jahat. Mereka mati secara rohani pada hari itu. Artinya, mereka terpisah dari Allah secara rohani dan kemudian mati secara jasmani. Dan semua anak-anak mereka mati. Berikut catatan Alkitab:

Kejadian 2:15 TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu. 2:16 Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: “Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, 2:17 tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.”

Kejadian 3 Manusia jatuh ke dalam dosa 3:1 Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: “Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?” 3:2 Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: “Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, 3:3 tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati.” 3:4 Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: “Sekali-kali kamu tidak akan mati, 3:5 tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.” 3:6 Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya. 3:7 Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat. 3:8 Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap TUHAN Allah di antara pohon-pohonan dalam taman. 3:9 Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: “Di manakah engkau?” 3:10 Ia menjawab: “Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi.” 3:11 Firman-Nya: “Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu?” 3:12 Manusia itu menjawab: “Perempuan yang Kautempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan.” 3:13 Kemudian berfirmanlah TUHAN Allah kepada perempuan itu: “Apakah yang telah kauperbuat ini?” Jawab perempuan itu: “Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan.” 3:14 Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: “Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu. 3:15 Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.” 3:16 Firman-Nya kepada perempuan itu: “Susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak; dengan kesakitan engkau akan melahirkan anakmu; namun engkau akan berahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu.” 3:17 Lalu firman-Nya kepada manusia itu: “Karena engkau mendengarkan perkataan isterimu dan memakan dari buah pohon, yang telah Kuperintahkan kepadamu: Jangan makan dari padanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu: 3:18 semak duri dan rumput duri yang akan dihasilkannya bagimu, dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makananmu; 3:19 dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau kembali lagi menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil; sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu.” 3:20 Manusia itu memberi nama Hawa kepada isterinya, sebab dialah yang menjadi ibu semua yang hidup. 3:21 Dan TUHAN Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan untuk isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka. 3:22 Berfirmanlah TUHAN Allah: “Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya.” 3:23 Lalu TUHAN Allah mengusir dia dari taman Eden supaya ia mengusahakan tanah dari mana ia diambil. 3:24 Ia menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman Eden ditempatkan-Nyalah beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan.

Disini, ular adalah iblis atau Setan. Dia adalah malaikat yang berdosa yang memberontak melawan Allah. Dia mengambil rupa ular yang indah untuk menggoda Hawa dan Hawa terpesona oleh keindahannya dan tertipu oleh kebohongannya. Hawa ingin mengalami buah dari pohon pengetahuan yang baik dan jahat. Setan menjanjikan bahwa Hawa bisa menjadi seperti Allah. Setan menjanjikan kebebasan, tetapi Hawa mendapatkan belenggu dosa. Setan menjanjikan hidup, tetapi Hawa mendapatkan kematian.

Allah menghakimi manusia dan mengusir mereka keluar dari Taman. Kerubim adalah malaikat yang tidak ikut pemberontakan Setan.

Sebelum Allah mengusir Adam dan Hawa dari taman, Allah memakaikan mereka pakaian dari kulit. Ini adalah pengorbanan binatang yang pertama. Pakaian adalah tipologi Mesias pertama didalam PL. Berikut adalah pelajarannya.

Pertama, pakaian penutup dibutuhkan. Adam dan Hawa berusaha menutupi ketelanjangan mereka dengan daun-daunan karya mereka sendiri, tetapi Allah tidak menerima ini. Semua manusia adalah orang berdosa yang membutuhkan keselamatan dari Allah, dan tidak ada sesuatu pun yang bisa kita lakukan sendiri yang bisa menyelamatkan kita. Amal soleh kebaikan dan agama tidak bisa membawa kita kedalam hubungan yang benar dengan Allah.

Kedua, pakaian kulit dibuat dengan mencurahkan darah binatang korban yang tidak bersalah. Ini menunjuk kepada Kristus, Anak Domba Allah (Yohanes 1:29). Binatang tak bersalah harus mati supaya manusia bisa berpakaian. Ini menggambarkan kematian Kristus menggantikan manusia berdosa dan memakaikan pakaian kebenaran Kristus kepada manusia berdosa. Lihat 2 Korintus 5:21, “Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.”

Ketiga, pakaian ini adalah rancangan dan buatan Allah sendiri menjelaskan fakta bahwa keselamatan adalah 100% dari Allah sendiri. Keselamatan adalah buah pikiran Allah dan rancangan Allah. Bandingkan Ibrani 1:3 mengatakan Yesus sendiri yang mengadakan penyucian dosa kita. Dia melakukan segalanya untuk kita.

Keempat, pakaiannya cukup. Pakaiannya menutupi mereka dengan baik dan cukup sehingga mereka dapat diterima dalam pandangan Allah. Ini menunjukkan bagaimana melalui kebenaran Yesus, orang berdosa dibenarkan dan dinyatakan benar dihadapan Allah oleh korban Kristus di salib. Tidak ada satu pun yang bisa Adam dan Hawa tambahkan kepada apa yang sudah Allah siapkan.

Kelima, pakaian ini adalah pemberian Allah untuk orang berdosa yang membutuhkan, pakaian ini disediakan gratis. Adam dan Hawa tidak berhak dan tidak pantas mendapatkan pakaian ilahi.

Keenam, pakaian diterima dengan pertobatan dan iman. Adam dan Hawa berserah kepada keselamatan dari Allah. Dengan menerima pakaian dari Allah, mereka mengakui bahwa pakaian buatan mereka dari daun-daunan tidak memadai. Mereka mengakui dihadapan Allah mereka telanjang dan berdosa. Mereka menolak pekerjaan mereka sendiri dan kebenaran mereka sendiri.

Sejak Kejatuhan Adam dan Hawa, semua manusia dilahirkan dengan hati berdosa. Tidak ada yang perlu mengajari anak-anak bagaimana untuk berbuat salah. Bohong, curi, ketidaktaatan kepada orang tua, egois, keinginan, iri hati – semua hal ini adalah alamiah pada setiap manusia.

Untuk menunjukkan manusia bahwa kita orang berdosa dan membutuhkan keselamatan, Allah memberikan hukum kudusNya kepada Israel di Gunung Sinai dan ini tercatat dalam Kitab Keluaran. Hukum Allah dimulai dengan Sepuluh Perintah Allah sebagai berikut:

1 Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku. Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. 2 Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku, tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintah-Ku. 3 Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan. 4 Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat: enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu. Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya. 5 Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu. 6 Jangan membunuh. 7 Jangan berzinah. 8 Jangan mencuri. 9 Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu. 10 Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apapun yang dipunyai sesamamu.” (Keluaran 20:1-17.)

Tidak seorang pun yang mentaati perintah kudus ini. Tidak seorang pun yang mendahulukan Allah dalam hidupnya. Tidak seorang pun yang menghormati bapa dan ibunya 100%. Setiap orang pernah melawan orangtuanya. Tidak seorang pun bisa mengelak dari dosa perzinahan. Yesus mengatakan seorang pria yang mengingini wanita dalam hatinya sudah melakukan perzinahan (Matius 5:28). Manusia sudah sembarangan memanggil nama Allah dengan gampangnya dan sembrono, misalnya OMG, dan bahkan menggunakan sebagai kata hujat. Tidak seorangpun bisa mengelak dari dosa pembunuhan, karena Yesus mengatakan orang yang marah kepada sesama tanpa alasan dan menyebutnya “Kafir” sudah membunuh didalam hatinya (Matius 5:21-22). Membenci dan membunuh adalah dosa yang sama dihadapan Allah. Dan tidak seorang pun yang bisa mengelak dari dosa menginini milik sesama.

Allah memberikan hukum untuk memperlihatkan manusia bahhwa kita tidak benar dan menunjukkan kepada kita bahwa kita bersalah dihadapan Allah.

Roma 3:19-20 Tetapi kita tahu, bahwa segala sesuatu yang tercantum dalam Kitab Taurat ditujukan kepada mereka yang hidup di bawah hukum Taurat, supaya tersumbat setiap mulut dan seluruh dunia jatuh ke bawah hukuman Allah. Sebab tidak seorangpun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa.

Alkitab mengatakan bahwa akar dosa adalah hati manusia. Perbuatan jahat manusia berasal dari hati yang berdosa.

Markus 7:20 Kata-Nya lagi: “Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya, 7:21 sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, 7:22 perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. 7:23 Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang.”

Yeremia 17:9 Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu, hatinya sudah membatu (KJV:sangat jahat): siapakah yang dapat mengetahuinya?

Nabi Yeremia mengatakan bahwa hati manusia bukan sedikit jahat, tetapi sangat jahat (sampai membatu); bukan sedikit licik, tapi lebih licik dari segala sesuatu. Ini yang Allah ungkapkan mengenai kondisi manusia. Manusia biasanya menganggap dirinya cukup baik. Orang tahu bahwa dia tidak sempurna tetapi orang tidak menganggap dirinya sangat jahat. Tetapi inilah yang Allah katakan dan inilah yang harus saya akui agar dapat diselamatkan.

Bahkan jika seseorang bisa memperbaiki kehidupan eksternalnya dan hidup sangat religius dan memberikan sedekah kepada orang miskin dan kebaikan kepada tetangganya dan melakukan banyak hal baik, orang tetaplah berdosa dihadapan Allah karena hatinya yang jahat. Allah melihat kedalam hati manusia (1 Samuel 16:7).

Alkitab mengatakan bahwa setiap pelanggaran hukum Allah harus dihukum. Setiap kebohongan, setiap penyembahan berhala, setiap ketidaktaatan terhadap orang tua, setiap pencurian, setiap keinginan milik sesama, setiap perzinahan, setiap pikiran dendam.

Hukuman untuk dosa adalah kematian kekal didalam api neraka. Hal ini dijelaskan dalam buku terakhir dalam Alkitab, yaitu kitab Wahyu.

Wahyu 20:11 Lalu aku melihat suatu takhta putih yang besar dan Dia, yang duduk di atasnya. Dari hadapan-Nya lenyaplah bumi dan langit dan tidak ditemukan lagi tempatnya. 20:12 Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu. 20:13 Maka laut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan maut dan kerajaan maut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan mereka dihakimi masing-masing menurut perbuatannya. 20:14 Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api. 20:15 Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu.

Ini menjelaskan penghakiman terakhir ketika Allah akan menghakimi setiap manusia yang pernah hidup. Mereka akan dihakimi dari buku yang Allah catat dari kehidupan setiap manusia. Hakimnya adalah Allah Yang Maha Tahu. Tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi. Tidak ada seorangpun yang bisa berbohong mengenai apa yang telah dilakukannya. Tidak ada pengacara cerdik, tidak ada suap, tidak ada naik banding. Setiap pikiran rahasia dan perbuatan rahasia akan dihakimi.

Pengkotbah 12:14 Karena Allah akan membawa setiap perbuatan ke pengadilan yang berlaku atas segala sesuatu yang tersembunyi, entah itu baik, entah itu jahat.

Manusia berpikir banyak hal dalam kehidupan mereka tersembunyi. Hal ini dimulai sejak anak-anak. Anak-anak berpikir mereka bisa menyembunyikan banyak hal dari orang tua mereka. Pencuri dan penzinah bekerja dalam kegelapan, karena mereka berpikir tidak ada yang melihat mereka. Tetapi Allah menciptakan makhluk-makhluk yang bisa melihat dalam kegelapan dan manusia menciptakan alat-alat untuk melihat dalam kegelapan; terlebih lagi Allah Yang Maha Tahu melihat segalanya! Manua berpikir bahwa pikirannya adalah rahasia, tetapi tidak ada yang rahasia di hadapan Allah.

Yesus mengatakan setiap kata sia-sia akan dihakimi.

Matius 12:36 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman

Manusia begitu cerobohnya akan apa yang orang katakan. Orang berbicara dan berbicara dan berbicara, setiap hari, sepanjang hidup, orang berpikir tidak masalah apa yang dikatakan. “Itu hanya perkataan.” Tetapi setiap kata akan dihakimi Allah.

Orang yang sudah melanggar hukum kudus Allah akan dilemparkan kedalam api neraka untuk dihukum selama-lamanya. Alkitab mengatakan tidak ada jalan keluar dari neraka kekal. Tidak ada kemungkinan keselamatan di neraka. Tidak ada lagi kesempatan kedua. Allah mau menyelamatkan semua manusia, tetapi mereka harus datang kepada Kristus dalam kehidupan sekarang ini.

Penghakiman di takhta putih besar memperlihatkan bahwa tidak mungkin ada orang yang bisa diselamatkan selain didalam Kristus. Setiap orang sudah melakukan dosa yang tak terhitung banyaknya, baik yang terlihat ataupun yang dirahasiakan, baik dalam perbuatan maupun dalam hati.

Satu-satunya jalan keluar dari penghakiman yang mengerikan ini adalah menerima Anak Allah, Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatku. Ketika saya melakukan ini, nama saya tercatat dalam kitab kehidupan. Artinya semua dosa saya sudah diampuni dihadapan Allah; Saya diberikan karunia hidup kekal melalui Yesus; Saya diadopsi menjadi anak Allah. Ini berarti saya sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup, secara rohani. Saya mempunyai hidup baru didalam Kristus. Inilah artinya “lahir baru.”

Untuk diselamatkan, saya harus melihat diri saya sebagai orang berdosa, seperti yang Allah katakan tentang saya. Saya harus melihat diri sebagai orang berdosa yang pantas mendapatkan hukuman kekal karena saya telah melanggar hukum kudus Allah. Saya tidak punya alasan. Saya harus mengerti dan mengakui bahwa saya bukan orang baik. “Tidak ada yang benar, seorangpun tidak … tidak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak.” Roma 3:10-12. Saya harus mengakui saya bukan orang benar dan saya bukan orang baik. Allah mengatakan bahwa kebenaran saya seperti kain kotor dihadapanNya, karena Allah Maha Kudus (Yesaya 64:6).

Jika saya berpikir saya cukup baik dan pekerjaan baik saya bisa diterima Allah untuk keselamatan, maka saya tidak akan bisa diselamatkan.

Allah hanya menyelamatkan orang berdosa yang tidak bisa menyelamatkan dirinya sendiri.

Lukas 5:31 Lalu jawab Yesus kepada mereka, kata-Nya: “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; 5:32 Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat.”

Pertanyaan tentang Dosa

  1. Apakah itu Injil Yesus Kristus?
  2. Apakah arti gelar Kristus itu?
  3. Apakah kata dalam bahasa Ibrani yang artinya sama dengan Kristus?
  4. Apakah tujuan kedatangan Kristus ke dunia?
  5. Apakah nubuat besar yang menjelaskan dengan detil tentang penyaliban Yesus?
  6. Apakah yang dilakukan Yesus untuk orang berdosa ketika Dia mati di salib?
  7. Apakah artinya Kristus adalahh Anak Domba Allah?
  8. Apakah definisi dosa didalam Alkitab?
  9. Bagaimana “kehilangan kemuliaan Allah” seperti tongkat pengukur?
  10. Menurut Alkitab, berapa banyak orang benar? Berapa orang baik?
  11. Bagaimana Allah menjelaskan tentang perkataan manusia?
  12. Apakah itu takut akan Allah?
  13. Pohon apa yang dilarang untuk dimakan Adam?
  14. Apa yang Tuhan katakan akan terjadi jika Adam memakan dari pohon ini?
  15. Apakah yang dijanjikan ular kepada Hawa?
  16. Apakah enam gambaran dari pakaian yang Allah buatkan untuk Adam dan Hawa yang menggambarkan keselamatan didalam Yesus Kristus?
  17. Mengapa Allah memberikan Sepuluh Perintah Allah?
  18. Berapa Perintah yang sudah kamu langgar?
  19. Bagaimana Yesus mendefinisikan perzinahan?
  20. Bagaimana Yesus mendefinisikan pembunuhan?
  21. Menurut pengajaran Yesus, darimana perbuatan dosa manusia berasal?
  22. Bagaimana Nabi Yeremia menjelaskan hati manusia?
  23. Jika orang bisa hidup dengan perbuatan baik, bagaimana orang masih tetap berdosa dihadapan Allah?
  24. Apakah hukuman akhir Allah bagi dosa?
  25. Dalam buku mana Alkitab menjelaskan penghukuman ini?
  26. Berapa banyak hal yang bisa kamu rahasiakan dari Allah?
  27. Apakah yang Yesus katakan mengenai kata yang sia-sia?
  28. Untuk diselamatkan, saya harus mengakui saya orang berdosa yang seperti apa?
  29. Yesus mengatakan “Bukan orang ___ yang membutuhkan tabib, tetapi orang ___”
  30. Yesus mengatakan “Aku datang bukan untuk memanggil orang __, tetapi orang __, supaya mereka ____.”

Kristus Mati untuk Dosa Saya

Ayat hafalan: Efesus 2:8-9

###Injil mengatakan Kristus telah mati untuk dosa-dosa saya.

Kabar buruknya adalah saya orang berdosa dan bahwa setiap dosa saya harus dihukum didalam neraka kekal.

Kabar baiknya adalah Kristus telah mati untuk dosa-dosa saya. Semua dosa-dosa saya.

Kita telah melihat bahwa semua orang adalah orang berdosa dan bahwa setiap orang berdosa akan menghadapi hukuman kekal.

Kabar baik Injil adalah bahwa oleh kasih karunia Allah, penghukuman itu telah dijatuhkan atas Kristus ketika Dia dihukum mati diatas salib dan mencurahkan darahNya sebagai Anak Domba Allah.

Kristus mati untuk dosa seluruh dunia, seisi dunia.

Ini disebut dengan “penebusan pengganti.” Penebusan berarti pelunasan hutang. Ini merujuk kepada harga yang Kristus bayarkan untuk mendamaikan orang berdosa kepada Allah.

Yesus adalah penebus bagi orang berdosa.

Kita telah melihat ini dalam pelajaran mengenai nubuat tentang Kristus. Perhatikan kembali nubuat besar Yesaya:

Yesaya 53:5 Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. 53:6 Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian.

Perhatikan beberapa pelajaran dari nubuat ini:

Dalam Yesaya 53, kita melihat dosa manusia. Ada tiga hal yang menerangkan dosa disini. Pertama, dosa adalah pemberontakan. Ini berarti pelanggaran hukum. Kedua, dosa adalah kejahatan. Ini merujuk kepada segala bentuk dosa, baik dalam hati maupun perbuatan. Ketiga, dosa adalah mengambil jalannya sendiri. Ini adalah aspek penting dosa. Allah menciptakan manusia untuk mentaati dan melayani dan mengasihi Allah, tetapi manusia mengambil jalannya sendiri menghidupi kehidupan seenaknya sendiri tanpa memperhitungkan Allah.

Dalam Yesaya 53 kita melihat kematian Kristus yang mengerikan diatas salib. Hal ini dijelaskan dalam tiga kata. Dia tertikam. Dia diremukkan. Dia dipukul hingga berbilur-bilur.

Dalam Yesya 53 kita melihat bagaimana Kristus menanggung sengsara menggantikan orang berdosa. Hal ini diulang lima kali dalam nubuat ini. Alkitab menegaskan bahwa kematian Kristus adalah pengganti, menggantikan orang berdosa. Dia tidak mati untuk diriNya sendiri, karena Dia tidak berdosa dan tidak perlu mati. Dia mati untuk orang lain.

Dalam Yesaya 53 kita melihat Kristus mati untuk semua orang berdosa. Setiap orang berdosa dapat mengaplikasikan nubuat ini untuk saya sendiri, karena dikatakan “sekalian” dua kali. Kita sekalian sesat, dan Kristus mati untuk kita sekalian.

Jadi jika saya mengakui bahwa saya sesat, saya bisa katakan, Kristus tertikam oleh karena pemberontakan saya, dia diremukkan oleh karena kejahatan saya, ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi saya ditimpakan kepadaNya, dan oleh bilur-bilurNya saya menjadi sembuh. Semua kejahatan saya, semua dosa pikiran dan perbuatan saya, ditimpakan kepadaNa.

Ayat alkitab lain mengajarkan Yesus mati bagi dosa manusia:

Roma 5:6 Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan u oleh Allah. 2 Korintus 5:21 Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah. Galatia 1:4 yang telah menyerahkan diri-Nya karena dosa-dosa kita, untuk melepaskan kita dari dunia jahat yang sekarang ini, menurut kehendak Allah dan Bapa kita. Galatia 3:13 Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita Efesus 5:2 dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah. Titus 2:14 yang telah menyerahkan diri-Nya bagi kita untuk membebaskan kita dari segala kejahatan dan untuk menguduskan bagi diri-Nya suatu umat, kepunyaan-Nya sendiri, yang rajin berbuat baik. Ibrani 9:26b Tetapi sekarang Ia hanya satu kali saja menyatakan diri-Nya, pada zaman akhir untuk menghapuskan dosa oleh korban-Nya. Ibrani 10:12 Tetapi Ia, setelah mempersembahkan hanya satu korban saja karena dosa, Ia duduk untuk selama-lamanya di sebelah kanan Allah 1 Petrus 2:24 Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh. 2:25 Sebab dahulu kamu sesat seperti domba, tetapi sekarang kamu telah kembali kepada gembala dan pemelihara jiwamu. 1 Petrus 3:18 Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh 1 Yohanes 4:10 Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.

Keselamatan adalah pemberian karunia gratis dari Allah bagi orang berdosa.

Perhatikan ayat-ayat berikut:

Efesus 2:8 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, 2:9 itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. 2:10 Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.

Ini adalah pengajaran luar biasa tentang keselamatan menurut Alkitab. Kasih karunia berarti keselamatan itu adalah karunia gratis. Itu bukan hasil usahaku.

Keselamatan Alkitabiah adalah berbeda dari semua agama di dunia. Menurut agama dunia, keselamatan adalah usaha manusia. Jika orang melakukan ini dan itu, jika dia berusaha menjadi baik, jika orang berusaha melakukan amal perbuatan baik, jika orang melakukan ritual-ritual agama, jika orang belajar filosofi agama, dia akan diselamatkan.

Itulah keselamatan menurut agama dunia. Itu adalah hal yang dilakukan manusia untuk Allah. Itu adalah usaha manusia untuk membuat jalan kepada Allah.

Tetapi keselamatan Alkitabiah sama sekali berbeda. Itu adalah kasih karunia, bukan usaha. Itu adalah karnunia pemberian Allah. Itu bukan manusia melakukan sesuatu untuk Allah, tetapi Allah yang melakukan segala sesuatu untuk manusia. Sebuah karunia adalah sesuatu yang dibayar oleh orang lain dan diberikan gratis. Jika tidak gratis maka itu bukan karunia. Yesus sudah membayar lunas untuk karunia keselamatan kekal ini. Orang berdosa menerima karunia ini dengan iman. Ini berarti saya percaya bahwa saya orang berdosa seperti yang Allah katakan mengenai saya, saya percaya bahwa saya pantas mendapatkan hukuman kekal dalam api neraka dan percaya bahwa Yesus telah mati di salib menanggung semua penghukuman yang seharusnya ditimpakan kepada saya. Ini berarti saya percaya bahwa Yesus sajalah satu-satunya Tuhan dan Juruselamat.

Keselamatan Alkitabiah juga berbeda dengan injil lain yang banyak diajarkan oleh banyak gereja. Misalnya Gereja Roma Katolik (GRK) dan ortodox Yunani mengajarkan keselamatan adalah percaya pada Yesus PLUS ditambah dengan baptisan dan melakukan pekerjaan baik dan mengikuti sakramen gereja. Ini adalah injil palsu. Tidak ada keselamatan dalam injil kasih karunia PLUS pekerjaan.

Perhatikan ayat berikut:

Roma 11:6 Tetapi jika hal itu terjadi karena kasih karunia, maka bukan lagi karena perbuatan, sebab jika tidak demikian, maka kasih karunia itu bukan lagi kasih karunia.

Percaya pada Injil berarti saya tidak percaya pada apapun selain kepada Kristus untuk keselamatan.

Jika saya masih percaya kepada jalan agama lain, atau pekerjaan baik saya, atau kepada baptisan atau sakramen atau biarawan atau kepada Maria atau orang-orang kudus atau kepada gereja, berarti saya tidak percaya pada Injil Kasih Karunia dan saya tidak bisa diselamatkan. Jika saya percaya 95% kasih karunia Allah dan 5% perbuatan baik, ini adalah injil palsu. Saya tidak bisa diselamatkan seperti ini.

Perhatikan kisah suatu hari seorang yang mendengar Injil dari orang Kristen yang mengetuk pintu rumahnya di selatan Kalifornia. Orang Kristen ini mengatakan dia orang berdosa dan bahwa dia dibawah hukuman Allah dan bahwa Kristus sudah mati untuk dosanya. Orang Kristen ini bertanya apakah dia mau menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat dan dia mengatakan mau. Kemudian dia ditanya apakah dia berpikir dia orang yang baik dan dijawab iya, tidak sempurna tetapi tidak buruk. Orang Kristen ini bertanya lagi apakah dia orang ang religius dan dijawab iya. Kemudian ditanya lagi apakah amal perbuatan baik dan kerajinan ibadahnya bisa menyelamatkan dia, dan dijawab iya. Orang ini tidak percaya Injil. Untuk menerima Kristus sebagai satu-satunya Tuhan dan Juruselamat, saya harus mengakui bahwa saya begitu sangat berdosa sesuai yang dikatakan Alkitab dan bahwa segala amal perbuatan baik dan kerajinan ibadah tidak bisa menyelamatkan saya.

Perhatikan John dan Charles Wesley pada abad 18 yang sangat giat mendukung kekristenan dan mereka membentuk “klub kudus” di Universitas Oxford. Mereka sangat giat dalam doa dan puasa dan membaca Alkitab. Mereka ditahbiskan sebagai pendeta Anglikan dan melakukan perjalanan berbahaya melintasi Lautan Atlantik ke Amerika untuk menginjili penduduk asli.

Tetapi Wesley bersaudara ini mempercayai amal perbuatan baik mereka daripada kasih karunia yang diajarkan Injil Kristus. Mereka tahu tentang Kristus, tetapi mereka tidak mengenal Kristus secara pribadi. Ketika seorang pengkotbah bertanya kepada mereka apakah mereka diselamatkan, mereka menjawab iya. Kemudia ditanyakan alasanya, dijawab “Karena saya telah melakukan usaha terbaik saya untuk melayani Allah.” Mereka percaya kepada amal perbuatan mereka daripada kepada Kristus saja.

Pertanyaan mengenai Yesus mati untuk dosa saya

  1. Apakah itu Injil Yesus Kristus?
  2. Pohon apakah yang tidak boleh dimakan Adam?
  3. Mengapa Allah memberikan Sepuluh Perintah Allah?
  4. Menurut pengajaran Yesus, dari manakah asal perbuatan dosa manusia?
  5. Yesus mengatakan “Aku datang bukan untuk memanggil orang __, tetapi orang __, supaya mereka ____.”
  6. Apakah kabar buruk dan kabar baik di Alkitab?
  7. Yesus adalah _____ bagi orang berdosa
  8. Apakah maksudnya pelanggaran?
  9. Apakah maksudnya kejahatan?
  10. Apakah maksudnya mengambil jalan sendiri?
  11. Apakah maksudnya keselamatan oleh kasih karunia?
  12. Berapa yang harus saya bayar agar sesuatu bukan karunia lagi?
  13. Percaya Injil berarti saya tidak percaya lagi ____ selain kepada Kristus untuk keselamatan.
  14. Jika seseorang berpikir dia cukup baik, dapatkah dia menerima Kristus dan diselamatkan dalam kondisi ini?
  15. Jika seseorang percaya 1% dalam ibadah untuk keselamatn, dapatkah dia menerima Kristus dan diselamatkan dalam kondisi ini?

Kristus dikuburkan

Injil mengatakan, Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan …

Penguburan Kristus membuktikan bahwa Dia benar-benar telah mati. Dia bukan pingsan atau terlihat mati seperti yang dituduhkan orang. Alasan serdadu Romawi tidak mematahkan kaki Yesus adalah karena Dia sudah mati, seperti yang kita lihat dalam Yohanes 10:31-34. Serdadu Romawi adalah pakar dalam hal kematian. Mereka tahu pasti Yesus telah mati.

Penguburan Yesus menggenapi nubuat. Alkitab menubuatkan bahwa Yesus akan dikuburkan dalam kuburan orang kaya, seperti yang telah kita pelajari dari Yesaya 53:9. Nubuat ini ditulis sekitar 710 tahun sebelum kelahiran Yesus, digenapi ketika Yesus diturunkan dari salib oleh murid yang kaya yang bernama Yusuf dan dikuburkan didalam kuburnya sendiri.

Matius 27:57 Menjelang malam datanglah seorang kaya, orang Arimatea, yang bernama Yusuf dan yang telah menjadi murid Yesus juga. 27:58 Ia pergi menghadap Pilatus dan meminta mayat Yesus. Pilatus memerintahkan untuk menyerahkannya kepadanya. 27:59 Dan Yusufpun mengambil mayat itu, mengapaninya dengan kain lenan yang putih bersih, 27:60 lalu membaringkannya di dalam kuburnya j yang baru, yang digalinya di dalam bukit batu, dan sesudah menggulingkan sebuah batu besar ke pintu kubur itu, pergilah ia.

Tetapi kubur ini hanya sementara.

Kubur tidak sanggup menahan Sang Penebus.

Kristus bangkit dari mati

1 Korintus 15:4b .. dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci; 15:5 bahwa Ia telah menampakkan diri kepada Kefas dan kemudian kepada kedua belas murid-Nya. 15:6 Sesudah itu Ia menampakkan diri kepada lebih dari lima ratus saudara sekaligus; kebanyakan dari mereka masih hidup sampai sekarang, tetapi beberapa di antaranya telah meninggal. 15:7 Selanjutnya Ia menampakkan diri kepada Yakobus, kemudian kepada semua rasul. 15:8 Dan yang paling akhir dari semuanya Ia menampakkan diri juga kepadaku, sama seperti kepada anak yang lahir sebelum waktunya.

Kebangkitan tubuh jasmani Kristus adalah bagian penting dari Injil. Untuk diselamatkan, saya harus percaya bahwa Yesus Kristus hidup dan bahwa Dia akan menerima saya saat saya memanggil Dia.

Kebangkitan Kristus adalah “sesuai dengan Kitab Suci” dan sudah dinubuatkan dalam Mazmur 16:10 seperti yang telah kita pelajari. Mazmur ini ditulis sekitar 1000 tahun sebelum kedatangan Yesus. Kristus bangkit dari maut pada hari minggu, hari pertama setiap minggu.

Berikut catatan Injil Matius, kitab pertama PB:

Kebangkitan Yesus Matius 28:1 Setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur itu. 28:2 Maka terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat Tuhan turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya lalu duduk di atasnya. 28:3 Wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju. 28:4 Dan penjaga-penjaga itu gentar ketakutan dan menjadi seperti orang-orang mati. 28:5 Akan tetapi malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu: “Janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu. 28:6 Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring. 28:7 Dan segeralah pergi dan katakanlah kepada murid-murid-Nya bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati. Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia. Sesungguhnya aku telah mengatakannya kepadamu.” 28:8 Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus. 28:9 Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: “Salam bagimu.” Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya. 28:10 Maka kata Yesus kepada mereka: “Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku.” Dusta Mahkamah Agama 28:11 Ketika mereka di tengah jalan, datanglah beberapa orang dari penjaga itu ke kota dan memberitahukan segala yang terjadi itu kepada imam-imam kepala. 28:12 Dan sesudah berunding dengan tua-tua, mereka mengambil keputusan lalu memberikan sejumlah besar uang kepada serdadu-serdadu itu 28:13 dan berkata: “Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur. 28:14 Dan apabila hal ini kedengaran oleh wali negeri, kami akan berbicara dengan dia, sehingga kamu tidak beroleh kesulitan apa-apa.” 28:15 Mereka menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Dan ceritera ini tersiar di antara orang Yahudi sampai sekarang ini.

Kebangkitan Kristus membuktikan diriNya adalah Anak Allah. Paulus mengatakan “dan menurut Roh kekudusan dinyatakan oleh kebangkitan-Nya dari antara orang mati, bahwa Ia adalah Anak Allah yang berkuasa, Yesus Kristus Tuhan kita.” Roma 1:4. Yesus dinubuatkan berkali-kali bahwa Dia akan bangkit pada hari ketiga. “Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.” Matius 16:21.

Jika Kristus tidak bangkit dari maut, hal ini akan membuktikan bahwa Dia menipu atau nabi palsu dan bukan Anak Allah yang Dia klaim.

Bukti kebangkitan Yesus adalah pada saksi-saksi mata.

Setelah kebangkitanNya dari maut, Kristus tinggal bersama murid-muridNya selama 40 hari. Kristus menampakkan diri kepada semua murid-muridNya. Satu waktu Dia menampakkan diri kepada lebih dari 500 orang sekaligus. Dia membiarkan mereka menyentuhNya, Dia memakan makanan untuk membuktikan bahwa Dia bukan sekadar roh (Lukas 24:36-43). Dia mengajari mereka dan mempersiapkan mereka untuk kenaikanNya ke sorga. Dia memerintahkan mereka untuk memberitakan InjilNya ke seluruh dunia (Matius 28:18-20).

Bukan hanya Injil dan Surat Perjanjian Baru saja yang memberikan saksi-saksi maka kebangkitan Kristus.

Klemen dari Roma (d.99) mengenal beberapa rasul secara pribadi dan kita mempunyai suratnya kepada jemaat Korintus. Ini berhubungan langsung dengan kebangkitan Kristus.

Polikarpus (69-159) juga mengenal rasul Yohanes dan saksi-saksi mata kebangkitan Yesus lainnya secara pribadi dan kita mempunyai suratnya kepada jemaat Filipi sekitar tahun 115.

Salah satu bukti kebangkitan adalah perubahan hidup yang drastis. Perhatikan kesaksian Paulus. Dia awalnya tidak percaya Yesus adalah Kristus/Mesias. Dia adalah musuh kekristenan. Apa yang menyebabkan Paulus berubah dari musuh Kristus menjadi pengikut yang giat? Dari sudut pandang duniawi Paulus sama sekali tidak mendapat keuntungan apapun dan bahkan segala macam kerugian dengan mengikuti Kristus. Dia mengakui bahwa dia sangat maju dan sangat rajin daripada yang lainnya dalam agama Yahudi (Galatia 1:14). Dia mempunyai posisi yang tinggi diantara orang Yahudi. Dia mempunyai uang, kekuasaan dan martabat tinggi. Paulus mengatakan bahwa kebangkitan Kristus lah yang meyakinkan dia (KPR 22:3-21). Sebagai Farisi yang giat dan pemimpin musuh Kristus, Paulus mempunyai posisi mengetahui kisah tentang murid-murid yang mencuri mayat Yesus. Jika dia berpikir mayat Yesus disembunyikan di suatu tempat, tidak mungkin dia akan pernah mempercayai kebangkitan. Sangat jelas dia sama sekali tidak mempercayai kisah pencurian mayat ini.

Sejak pertobatan Paulus, banyak orang menjadi percaya pada Yesus, dan kehidupan mereka berubah. Setiap pertobatan Kristen adalah bukti bahwa Yesus hidup.

Saya mengalami hal ini sendiri. Pada umur 23, saya adalah hippy pengguna obat-obat terlarang, hitchhiker, anggota kelompok meditasi Hindu, memberontak terhadap ayah, egois tidak perduli orang lain. Saya menemukan Yesus suatu sore di Pantai Daytona, Florida dan hidup saya berubah. Saya pulang hari berikutnya dan memperbaiki hubungan dengan ayah. Saya mendapat pekerjaan dan menetap. Saya berhenti minum dan memakai obat-obatan. Saya mulai perduli kepada orang lain dan tidak hanya saya sendiri. Saya secara pribadi mengenal ribuan orang Kristen yang mengalami perubahan seperti ini dengan menerima Yesus Kristus yang bangkit.

Yesus bangkit berarti Dia hidup. Dia siap menerima setiap orang berdosa yang mau datang kepadaNya dengan pertobatan dan iman dan menerima Dia sebagai satu-satunya Tuhan dan Juruselamat.

Dia masih mengundang orang-orang berdosa untuk datang kepadaNya.

Matius 11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. 11:29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. 11:30 Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.”

Untuk pembuktian lebih lanjut mengenai kebangkitan jasmani Kristus, lihat ebook https://www.wayoflife.org/free_ebooks/bibles_proof.php )

Pertanyaan tentang kematian dan kebangkitan Yesus.

  1. Apakah itu Injil Yesus Kristus?
  2. Apakah kabar buruk dan kabar baik dari Alkitab?
  3. Apakah artinya diselamatkan oleh kasih karunia?
  4. Bagaimana kita bisa tahu bahwa Yesus benar-benar mati ketika dia ditaroh dalam kubur?
  5. Bagaimana pintu masuk kubur ditutup?
  6. Apakah maksudnya Alkitab mengatakan Kristus mati sesuai dengan Kitab Suci?
  7. Hari apakah kebangkitan Yesus dari mati?
  8. Berapa banyak orang yang bangkit dari mati seperti Yesus?
  9. Apakah dua bukti kebangkitan Yesus?
  10. Apakah keuntungan Paulus dengan mempercayai Yesus bangkit dari mati?
  11. Bagaimana tulisan Klemen dan Polikarpus memberikan bukti kebangkitan Kristus?

Pertobatan

Ayat hafalan: Kisah Para Rasul 17:30

Dalam pelajaran sebelumnya kita telah memeriksa Injil.

1 Korintus 15:3 Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, 15:4 bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci

Inilah yang telah Kristus lakukan untuk orang berdosa. Inilah jalan keselamatan.

##Pertanyaannya adalah, bagaimana orang berdosa menerima keselamatan ini?

Alkitab menjawab bahwa keselamatan diterima dengan pertobatan dan iman.

Kisah Para Rasul 20:21 aku senantiasa bersaksi kepada orang-orang Yahudi dan orang-orang Yunani, supaya mereka bertobat kepada Allah dan percaya kepada Tuhan kita, Yesus Kristus.

Dalam ayat ini, rasul Paulus menjelaskan apa yang dia kotbahkan kepada semua orang. Dia mengkotbahkan pertobatan dan iman. Kepada orang-orang Yahudi, bangsa Israel dan juga kepada orang Yunani yang merujuk kepada semua orang pada masa itu. Budaya dan bahasa Yunani menguasai seluruh kebudayaan dan bahasa pada masa Kerajaan Romawi. Jadi Paulus mengatakan bahwa pertobatan dan iman adalah yang dia kotbahkan kepada semua orang, Yahudi maupun non Yahudi.

Karena Paulus menempatkan pertobatan terlebih dahulu, kita akan mulai pembelajaran dengan pertobatan. Kemudian berikutnya kita pelajari tentang iman.

Kita akan menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang pertobatan:

Apakah pertobatan perlu untuk keselamatan?

Banyak gereja tidak mengkotbahkan pertobatan. Mereka mengatakan hanya perlu iman saja untuk keselamatan. Tetapi pertobatan diperintahkan oleh Allah. Pertobatan disebut 60 kali dalam PB.

Pertobatan dikotbahkan oleh Yohanes Baptis.

Matius 3:2 “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!”
3:8 Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan. 3:10 Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.

Yohanes Baptis adalah utusan Allah untuk mengumumkan kedatangan Yesus Kristus. Ketika Yesus berumur 30 tahun, Yohanes Baptis mengumumkan kedatanganNya kepada bangsa Israel. Yohanes Baptis memerintahkan bangsa Israel untuk bertobat dan menerima Yesus sebagai Kristus atau Mesias. Dia memperingatkan mereka jika tidak bertobat mereka akan menghadapi hukuman kekal. Dia mengatakan bahwa pertobatan yang benar akan merubah hidup mereka. Pertobatan akan memberikan buah yang baik.

Pertobatan dikotbahkan Kristus.

Lukas 13:1 Pada waktu itu datanglah kepada Yesus beberapa orang membawa kabar tentang orang-orang Galilea, yang darahnya dicampurkan Pilatus dengan darah korban yang mereka persembahkan. 13:2 Yesus menjawab mereka: “Sangkamu orang-orang Galilea ini lebih besar dosanya dari pada dosa semua orang Galilea yang lain, karena mereka mengalami nasib itu? 13:3 Tidak! kata-Ku kepadamu. Tetapi jikalau kamu tidak bertobat, kamu semua akan binasa atas cara demikian. 13:4 Atau sangkamu kedelapan belas orang, yang mati ditimpa menara dekat Siloam, lebih besar kesalahannya dari pada kesalahan semua orang lain yang diam di Yerusalem? 13:5 Tidak! kata-Ku kepadamu. Tetapi jikalau kamu tidak bertobat, kamu semua akan binasa atas cara demikian.”

Kristus memperingatkan orang bahwa mereka harus bertobat atau dihakimi. Dia mengajarkan bahwa semua orang harus bertobat. Orang-orang yang mendengar kotbah Yesus mengira bahwa hanya orang-orang berdosa tertentu saja yang pantas dihakimi. Mereka berpikir bahwa mereka lebih benar daripada orang lain. Mereka berpikir bahwa mereka lebih baik daripada orang-orang Galilea yang dibunuh oleh Pilatus, gubernur Romawi. Galilea adalah wilayah di utara Israel sekitar Laut Galilea. (Lihat peta 2). Mereka berpikir mereka lebih baik daripada orang-orang yang mati ditimpa menara dekat Siloam. Banyak orang mempercayai hal seperti ini. Mereka berpikir bahwa hanya orang-orang tertentu saja yang berdosa. Mereka berpikir lebih benar daripada orang lain. Tetapi Yesus mengkotbahkan bahwa semua orang berdosa dihadapan Allah dan semua orang harus bertobat atau binasa. Dia mengulangi ini dua kali untuk mempertegas.

Pertobatan dikotbahkan Petrus.

2Petrus 3:9 Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.

Petrus adalah salah satu dari 12 orang yang dipilih Yesus menjadi rasulNya. Dia adalah seorang nelayan sebelum dipanggil Kristus. Petrus adalah nabi yang menulis dua buku PB.

Petrus mengatakan alasan kesabaran Yesus belum datang menghakimi dunia adalah karena Dia mengasihi semua manusia dan ingin menyelamatkan dunia. Petrus mengatakan pertobatan diperlukan untuk keselamatan. Untuk diselamatkan, orang berdosa harus bertobat.

Pertobatan dikotbahkan Paulus.

Kisah Para Rasul 17:24 Allah yang telah menjadikan bumi dan segala isinya, Ia, yang adalah Tuhan atas langit dan bumi, tidak diam dalam kuil-kuil buatan tangan manusia, 17:25 dan juga tidak dilayani oleh tangan manusia, seolah-olah Ia kekurangan apa-apa, karena Dialah yang memberikan hidup dan nafas dan segala sesuatu kepada semua orang. 17:26 Dari satu orang saja Ia telah menjadikan semua bangsa dan umat manusia untuk mendiami seluruh muka bumi dan Ia telah menentukan musim-musim bagi mereka dan batas-batas kediaman mereka, 17:27 supaya mereka mencari Dia dan mudah-mudahan menjamah dan menemukan Dia, walaupun Ia tidak jauh dari kita masing-masing. 17:28 Sebab di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada, seperti yang telah juga dikatakan oleh pujangga-pujanggamu: Sebab kita ini dari keturunan Allah juga. 17:29 Karena kita berasal dari keturunan Allah, kita tidak boleh berpikir, bahwa keadaan ilahi sama seperti emas atau perak atau batu, ciptaan kesenian dan keahlian manusia. 17:30 Dengan tidak memandang lagi zaman kebodohan, maka sekarang Allah memberitakan kepada manusia, bahwa di mana-mana semua mereka harus bertobat. 17:31 Karena Ia telah menetapkan suatu hari, pada waktu mana Ia dengan adil akan menghakimi dunia oleh seorang yang telah ditentukan-Nya, sesudah Ia memberikan kepada semua orang suatu bukti tentang hal itu dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati.”

Paulus dipilih oleh Yesus untuk menjadi rasul dan nabi. Dia menulis banyak buku dalam PB. Dia keliling ke banyak bagian di Eropa mengkotbahkan Injil Yesus Kristus dan mendirikan jemaat. Kita membaca tentang kehidupannya dalam buku Kisah Para Rasul (KPR), buku kelima dalam PB.

Dalam KPR 17, Paulus mengkotbahkan kepada orang-orang Atena di Yunani kuno. Atena adalah kota utama. Ini adalah kota filosof terkenal seperti Aristoteles, Plato, Demosthenes, Socrates, Zeno, dan Epikurus. Ini adalah tempat utama belajar dan kesenian pada masa Paulus. Kota ini dinamakan menurut nama dewi Atena. Atena adalah pusat penyembahan berhala. (Lihat peta 3)

Dalam KPR 17 Paulus berkotbah di Mars Hill dekat Akropolis yang terkenal di Atena dimana kuil-kuil besar berdiri. Di Akropolis ada kuil Partenon untuk penyembahan Atena. Sebuah patung 70 kaki bisa dilihat dari kapal di pelabuhan kota sejauh enam mil.

Paul mengkotbahkan bahwa hanya ada satu Allah Pencipta yang menciptakan semua orang dan semua bangsa. Dia berkotbah melawan berhala. Dia mengkotbahkan bahwa manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah dan mereka diciptakan untuk mencari Allah. Dia mengatakan pada masa hidup ini manusia diberikan kesempatan untuk diselamatkan, tetapi mereka harus bertobat. Allah memerintahkan manusia bahwa dimana-mana semua mereka harus bertobat. Orang yang tidak bertobat dan menerima keselamatan dari Allah akan mendapat hukuman kekal. Kristus datang pertama kali untuk menjadi Juruselamat manusia, tetapi Dia akan datang kembali sebagai Hakim.

Seperti kita lihat, rasul Paulus mengkotbahkan pertobatan dan iman; jadi, jelas bahwa keduanya diperlukan untuk keselamatan (KPR 20:21).

Apakah itu pertobatan?

KPR 20:21 aku senantiasa bersaksi kepada orang-orang Yahudi dan orang-orang Yunani, supaya mereka bertobat kepada Allah dan percaya kepada Tuhan kita, Yesus Kristus.

Bertobat kepada Allah karena saya telah berdosa terhadap Allah. Allah menciptakan manusia untuk diriNya sendiri, dan dia menciptakan manusia untuk mentaati perintahNya, tetapi setiap manusia sudah berpaling dari Allah dan melanggar perintahNya. Allah menuntut bahwa saya bertobat dari ini. Pertobatan adalah mengakui bahwa saya tidak benar dan saya tidak baik, seperti yang Alkitab katakan, “Tidak ada yang benar, seorangpun tidak… tidak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak. Roma 3:10-12.

KPR 26:19 Sebab itu, ya raja Agripa, kepada penglihatan yang dari sorga itu tidak pernah aku tidak taat. 26:20 Tetapi mula-mula aku memberitakan kepada orang-orang Yahudi di Damsyik, di Yerusalem dan di seluruh tanah Yudea, dan juga kepada bangsa-bangsa lain, bahwa mereka harus bertobat dan berbalik kepada Allah serta melakukan pekerjaan-pekerjaan yang sesuai dengan pertobatan itu.

Paulus mendefinisikan pertobatan dalam kotbahnya dihadapan Agripa. Dalam masa Paulus, Kerajaan Romawi berkuasa atas Israel, dan Agripa adalah gubernur Romawi. Paulus mengatakan bahwa pertobatan adalah berbalik kepada Allah. Bertobat berarti orang berdosa berhenti lari dari Allah, berhenti melawan Allah, berhenti memberontak dari Allah, berhenti hidup seenaknya sendiri. Saya berpaling kepada Allah dengan pasrah merendahkan diri di hadapan Allah. Pertobatan adalah sesuatu yang terjadi didalam hati dan pikiran. Pertobatan adalah perubahan pikiran yang menghasilkan perubahan dalam kehidupan. Ketika terjadi pertobatan yang benar akan terlihat dalam perubahan hidup. Paulus mengkotbahkan bahwa orang harus bertobat dan berbalik kepada Allah serta melakukan pekerjaan-pekerjaan yang sesuai dengan pertobatan itu. Pekerjaan-pekerjaan baru ini sendiri bukanlah pertobatan; tetapi pekerjaan-pekerjaan ini adalah karena pertobatan. Jika saya sudah benar-benar bertobat kepada Allah, saya akan ingin hidup sesuai dengan kehendak Allah. Pertobatan berarti berserah kepada Allah yang benar dan yang hidup.

Yesaya 45:22 Berpalinglah kepada-Ku dan biarkanlah dirimu diselamatkan, hai ujung-ujung bumi! Sebab Akulah Allah dan tidak ada yang lain. 45:23 Demi Aku sendiri Aku telah bersumpah, dari mulut-Ku telah keluar kebenaran, suatu firman yang tidak dapat ditarik kembali: dan semua orang akan bertekuk lutut di hadapan-Ku, dan akan bersumpah setia dalam segala bahasa.”

Kita telah mempelajari nabi Yesaya dalam pelajaran Injil dan nubuat tentang kedatangan Kristus. Yesaya adalah nabi Allah yang hidup sekitar 700 tahun sebelum kelahiran Yesus.

Dalam Yesaya 45, Allah yang benar dan yang hidup memanggil semua manusia di seluruh dunia untuk berpaling kepadaNya dan menerimaNya. Dia memerintahkan setiap manusia untuk bertekuk lutut kepadaNya, yang berarti berserah merendahkan diri kepada otoritasNya. Ini adalah pertobatan. Ini berarti menolak semua allah palsu dan semua agama palsu dan menyerahkan diri kepada Allah Yang Benar.

Kita lihat lagi panggilan Allah oleh nabi Yesaya.

Yesaya 55:6 Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat! 55:7 Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya; baiklah ia kembali kepada TUHAN, maka Dia akan mengasihaninya, dan kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpahnya. 55:8 Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. 55:9 Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.

Kata pertobatan tidak digunakan disini, tetapi kita melihat definisi dari pertobatan. Allah memanggil semua manusia untuk datang kepadaNya. Tetapi untuk bisa datang kepada Allah Yang Hidup dan Yang Kudus maka orang berdosa harus meninggalkan jalannya dan rancangannya sendiri. Allah berkata, baiklah ia kembali kepada TUHAN. Ini berarti berpaling dari jalan dan rancangan lama saya dan berserah kepada jalan dan rancangan Allah. Berhenti hidup seenak saya sendiri. Allah berkata jika orang berdosa bertobat, dia akan berkelimpahan pengampunan. Ini adalah keselamatan kekal didalam Yesus Kristus.

Roma 10:9 Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. 10:10 Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. 10:11 Karena Kitab Suci berkata: “Barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan.” 10:12 Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang Yunani. Karena, Allah yang satu itu adalah Tuhan dari semua orang, kaya bagi semua orang yang berseru kepada-Nya. 10:13 Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.

Kita lihat bahwa keselamatan harus mengakui Yesus sebagai Tuhan dan memanggilnya sebagai Tuhan. Kristus disebut sebagai Tuhan tiga kali di bagian ini yang mengajarkan bagaimana diselamatkan.

Percaya kepada Kristus adalah menerima Dia sebagai satu-satunya Juruselamatku, dan bertobat adalah menerima Kristus sebagai satu-satunya Tuhanku. Alkitab mengatakan orang berdosa adalah seteru Allah (keinginan daging adalah perseteruan dengan Allah, Roma 8:7). Seteru artinya adalah musuh. Bertobat berarti bahwa saya menolak sikap memusuhi kepada Allah dan saya berserah kepada aturan Allah atas kehidupan saya. Kita melihat hal ini dalam keseluruhan PB dalam kehidupan orang-orang yang sudah diselamatkan. Orang-orang yang menerima keselamatan Kristus akan memanggilnya Tuhan. Salah satu penjahat yang mati disalib disamping Yesus bertobat dari dosanya melawan Allah dan berkata kepada “Yesus (KJV: Lord, Tuhan), ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja.” Penjahat yang bertobat ini memanggil Yesus sebagai Tuhan.

Banyak orang ingin menerima Yesus sebagai Juruselamat tetapi mereka tidak mau Dia sebagai Tuhan atas hidup mereka. Mereka ingin Yesus menyelamatkan mereka dari dosa supaya mereka tidak masuk neraka kekal, tetapi mereka mau tetap menghidupi kehidupan seenaknya sendiri. Ini tidak mungkin. Jika Kristus bukan Tuhan maka Dia bukan Juruselamat. Dia tidak mati untuk menyelamatkan orang berdosa yang tetap dalam dosa mereka; Dia menyelamatkan orang berdosa dari dosa mereka.

Penginjil James Stewart dalam bukunya Penginjilan menggambarkan pertobatan dengan seorang pembunuh yang melakukan pembunuhan dengan pisau. Dia ditawarkan sertifikat maaf dan pengampunan hukuman sebagai suatu karunia. Dengan satu tangan dia menggapai dan menerima pengampunan, tetapi dengan tangan lain dia meletakkan pisaunya dan menetapkan tidak akan menjadi pembunuh lagi. Tangan yang menerima pengampunan adalah iman, dan tangan lain yang meletakkan pisau adalah pertobatan. Jika pembunuh mengatakan “saya mau menerima pengampunan, tetapi saya tidak mau meletakkan pisau saya,” ini adalah iman tanpa pertobatan, dan ini bukan iman yang menyelamatkan.

Lester Roloff mengatakan: “Saya percaya kita harus memperbaiki apa yang bisa kita benarkan. Bagaimana jika saya tinggal dengan kelompok pengkotbah dan salah satunya mencuri dompet saya selagi saya tidur? Kemudian hari berikutnya datang kepada saya dan mengatakan bahwa dia sangat menyesal dan meminta saya memaafkannya. Saya akan sangat senang mendengar dia menyesal telah mencuri dompet saya, tetapi pastinya saya mengharapkan suatu yang lebih dari pertobatan pencuri. Saya ingin dompet saya kembali lengkap dengan semua isinya! Saya tidak percaya dia benar-benar bertobat kecuali jika dia mengembalikan dompet saya. SAYA TIDAK PERCAYA KAMU SUDAH BERTOBAT KECUALI KAMU MENJADI BENAR DAN MENGATAKAN, “TUHAN, HIDUP SAYA AKAN BERUBAH SEJAK SAAT INI,’ dan oleh kasih karunia Allah hidupmu akan berubah” (Rolloff, Repent or Perish).

Adakah beberapa contoh pertobatan dalam Alkitab?

Cara terbaik memahami pertobatan adalah dengan melihat contohnya didalam Alkitab.

15:11 Yesus berkata lagi: “Ada seorang mempunyai dua anak laki-laki. 15:12 Kata yang bungsu kepada ayahnya: Bapa, berikanlah kepadaku bagian harta milik kita yang menjadi hakku. Lalu ayahnya membagi-bagikan harta kekayaan itu di antara mereka. 15:13 Beberapa hari kemudian anak bungsu itu menjual seluruh bagiannya itu lalu pergi ke negeri yang jauh. Di sana ia memboroskan harta miliknya itu dengan hidup berfoya-foya. 15:14 Setelah dihabiskannya semuanya, timbullah bencana kelaparan di dalam negeri itu dan iapun mulai melarat. 15:15 Lalu ia pergi dan bekerja pada seorang majikan di negeri itu. Orang itu menyuruhnya ke ladang untuk menjaga babinya. 15:16 Lalu ia ingin mengisi perutnya dengan ampas yang menjadi makanan babi itu, tetapi tidak seorangpun yang memberikannya kepadanya. 15:17 Lalu ia menyadari keadaannya, katanya: Betapa banyaknya orang upahan bapaku yang berlimpah-limpah makanannya, tetapi aku di sini mati kelaparan. 15:18 Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku dan berkata kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, 15:19 aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa; jadikanlah aku sebagai salah seorang upahan bapa. 15:20 Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia. 15:21 Kata anak itu kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa. 15:22 Tetapi ayah itu berkata kepada hamba-hambanya: Lekaslah bawa ke mari jubah yang terbaik, pakaikanlah itu kepadanya dan kenakanlah cincin pada jarinya dan sepatu pada kakinya. 15:23 Dan ambillah anak lembu tambun itu, sembelihlah dia dan marilah kita makan dan bersukacita. 15:24 Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali. Maka mulailah mereka bersukaria.

Yesus menceritakan kisah anak yang hilang untuk menggambarkan pertobatan. Anak muda ini menuntut warisannya dari bapanya dan pergi mengembara dalam kehidupan yang jahat. Akhirnya dia menghabiskan semuanya dan bekerja memberi makan babi untuk bisa mendapat roti. Dalam kondisi ini dia sampai kepada pertobatan. Dia mengatakan, “Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku dan berkata kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa; jadikanlah aku sebagai salah seorang upahan bapa.” (Lukas 15:18-19)

Perhatikan bahwa anak muda ini tidak hanya menyesali kehidupannya dan akibat yang dia alami. Dia sampai pada kesimpulan yang penting bahwa “aku telah berdosa terhadap sorga” (Lukas 15:18). Ini berarti dia mengakui bahwa dia telah berdosa melawan Allah dengan tindakannya. Lebih jauh lagi, dia berubah pandangan terhadap bapanya. Dia tidak lagi anak yang sombong, bodoh dan tidak perduli yang hanya menuntut haknya dari bapanya saja. Dia kini anak muda yang rendah hati yang siap menjadi hamba di rumah ayahnya. Ini adalah pikiran pertobatan. Bukti dari pertobatannya adalah dia kembali ke rumah dan memperbaiki hubungannya dengan bapanya; dia merendahkan dirinya dan siap menjadi seorang hamba. Ini adalah pertobatan sebenarnya. Ini adalah berpaling dari kesombongan diri dan kebenaran sendiri dan kehidupan yang seenaknya sendiri. Ini adalah merendahkan diri di hadapan Allah dan manusia. Ini adalah menyerahkan hidup sepenuhnya kepada otoritas Allah.

Lukas 19:1 Yesus masuk ke kota Yerikho dan berjalan terus melintasi kota itu. 19:2 Di situ ada seorang bernama Zakheus, kepala pemungut cukai, dan ia seorang yang kaya. 19:3 Ia berusaha untuk melihat orang apakah Yesus itu, tetapi ia tidak berhasil karena orang banyak, sebab badannya pendek. 19:4 Maka berlarilah ia mendahului orang banyak, lalu memanjat pohon ara untuk melihat Yesus, yang akan lewat di situ. 19:5 Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: “Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu.” 19:6 Lalu Zakheus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita. 19:7 Tetapi semua orang yang melihat hal itu bersungut-sungut, katanya: “Ia menumpang di rumah orang berdosa.” 19:8 Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: “Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat.” 19:9 Kata Yesus kepadanya: “Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang inipun anak Abraham. 19:10 Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.”

Zakheus adalah orang kaya, kepala pemungut cukai di Israel untuk pemerintah Romawi. Pemungut cukai dibenci orang karena mereka memungut pajak untuk pemerintah asing dan juga karena seringkali mereka menggunakan posisi mereka untuk merampas dari orang.

Zakheus mendengar tentang Yesus yang datang ke kotanya di Yerikho, sebelah timur laut dari Yerusalem, dekat Sungai Yordan. (Lihat peta 2). Yesus dalam perjalanannya ke Yerusalem satu minggu sebelum disalib. Zakheus memanjat pohon untuk melihat Yesus. Yesus memanggilnya dan menyuruhnya turun dan mengajaknya ke rumahnya. Disini Zakheus bertobat dan percaya kepada Yesus sebagai Kristus. Yesus mengatakan bahwa telah terjadi keselamatan kepada rumah ini. Orang banyak berpikir bahwa pemungut pajak pemerintah Romawi adalah orang yang jauh lebih berdosa daripada yang lain, tetapi Yesus memperlihatkan bahwa Zakheus bisa diselamatkan seperti semua orang berdosa lain.

Pertobatan Zakheus terlihat dalam perubahan hidupnya. Dia menjadi orang jujur yang mengembalikan apa yang sudah dia curi.

Lukas 19:8 Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: “Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat.”

Begitu besar perubahan hidup yang dibuat Kristus! Dia masih menyelamatkan pencuri dan pemabuk dan penzinah dan pembunuh dan segala macam orang berdosa yang mau bertobat.

1 Tesalonika 1:9 Sebab mereka sendiri berceritera tentang kami, bagaimana kami kamu sambut dan bagaimana kamu berbalik dari berhala-berhala kepada Allah untuk melayani Allah yang hidup dan yang benar, 1:10 dan untuk menantikan kedatangan Anak-Nya dari sorga, yang telah dibangkitkan-Nya dari antara orang mati, yaitu Yesus, yang menyelamatkan kita dari murka yang akan datang. KJV: 1:9 … how ye turned to God from idols to serve the living and true God

Tesalonika adalah kota yang kaya dalam Kerajaan Romawi. Kota ini terletak di Laut Aegean di utara Yunani. Anggota jemaat di Tesalonika tadinya adalah penyembah berhala. Dalam kehidupan mereka sebelumnya, mereka hidup semaunya. Mereka menyukai festival penyembahan berhala. Mereka suka minum-minum dan percabulan. Mereka tidak memperdulikan Allah yang hidup ataupun hukum kudusNya. Tetapi ketika Paulus datang dan mereka mendengar Injil Yesus Kristus, mereka bertobat dan percaya dan diselamatkan. (Lihat peta 3)

Pertobatan terlihat jelas dari apa yang terjadi dalam kehidupan mereka. KJV: 1:9 … how ye turned to God from idols to serve the living and true God. Perhatikan urutan yang benar dari KJV, bagaimana mereka bukan berbalik dari berhala-berhala kepada Allah; tetapi mereka berbalik kepada Allah dari berhala-berhala. Dia adalah Allah yang hidup, bukan berhala-berhala yang mati. Dia adalah Allah yang benar, bukan berhala-berhala yang adalah allah palsu. Jika manusia berbalik kepada Allah yang hidup dan yang benar, maka dia akan memalingkan punggungnya kepada allah-allah palsu dan agama palsu dan kehidupan lamanya. Ini adalah pertobatan berbalik kepada Allah (KPR 20:21).

Jika orang tidak menolak dan meninggalkan allah palsu dan agama palsu dan berserah kepada Kristus sebagai satu-satunya Tuhan, orang ini tidak bisa diselamatkan, karena dia belum bertobat.

Bukti dari pertobatan mereka adalah mereka melayani Allah dan mereka menantikan kedatangan Yesus. Seluruh kehidupan mereka berubah. Seluruh cara pandang mereka berubah. Ini adalah buah pertobatan dan iman yang benar. Inilah yang selalu kita lihat dalam contoh-contoh Alkitab dari orang yang bertobat.

Pertobatan adalah hal yang tidak ada dalam hidup saya ketika saya tumbuh dalam gereja. Saya tidak mengingat suatu waktu saya “tidak percaya Yesus.” Saya tidak meragukan bahwa Yesus adalah Anak Allah dan bahwa dia telah mati untuk dosa saya. Saya tidak meragukan bahwa Alkitab adalah Firman Allah. Sekitar umur 12, saya mengaku beriman kepada Kristus didepan jemaat dan dibaptis, tetapi saya tidak bertobat dari apapun. Saya sudah mencintai rock & roll dan saya tidak berencana untuk berserah kepada Allah dan melayani Dia. Saya tidak bertobat sampai umur 23. Pada saat itu sekali lagi saya mengaku beriman kepada Kristus, tetapi sekali ini berbeda sama sekali. Saya bosan dengan dosa dan saya siap menyerahkan hidup saya kepada Allah. Saya ingin Dia mengambil kendali. Saya ingin Kristus menjadi Juruselamatku dan saya juga ingin Dia menjadi Tuhanku. Inilah saat ketika hidupku berubah.

Pada 1979, seorang Hindu paruh baya yang kaya ingin saya mengajarinya tentang Yesus, jadi kita mulai pelajaran Alkitab di rumah. Dia mempunyai selir yang tinggal bersamanya sepanjang waktu walaupun dia sudah menikah dan mempunyai anak yang sudah tumbuh. Setelah saya menjelaskan Injil, dia mengatakan pada saya bahwa dia “percaya Yesus mati untuk dosanya” dan dia ingin diselamatkan, tetapi dia ingin mengetahui apa yang harus dia lakukan tentang dua hal khusus dalam hidupnya: praktek bisnis penipuannya dan hubungannya dengan selirnya. Dia lah yang mengangkat masalah ini menjadi perhatian saya. Dia mengatakan jika dia harus jujur, maka dia tidak bisa menghasilkan uang yang banyak. Saya jelaskan bahwa dia harus bertobat dari semua dosanya. Dia harus menyerahkan hidupnya kepada otoritas Allah. Saya katakan jika dia berbalik kepada Kristus dalam pertobatan dan iman, Allah akan merubah hidupnya dan dia akan mempunyai keinginan lain, tetapi dia tidak menghendaki ini. Dia ingin selamat dari penghukuman, tetapi ingin tetap hidup sekehendak hatinya. Kuasa untuk merubah hidup orang adalah dari Allah, tetapi orang berdosa harus berserah kepada Allah. Setelah saya katakan ini, dia tidak pernah kembali untuk pelajaran Alkitab. Dia tidak siap bertobat, jadi dia tidak siap untuk diselamatkan.

Allah menuntutmu untuk bertobat hari ini. Apakah kamu siap untuk bertobat berpaling kepada Allah?

Pertanyaan tentang pertobatan.

  1. Apakah itu Injil Yesus Kristus?
  2. Apakah dua bukti kebangkitan Yesus?
  3. Siapakah Yohanes Baptis?
  4. Apakah kesalahan pikiran orang yang Yesus perintahkan untuk bertobat?
  5. Apakah yang Yesus katakan akan terjadi kepada orang yang tidak bertobat?
  6. Menurut Petrus, mengapa Yesus belum datang kembali?
  7. Kota Atena terletak disebelah mana Israel?
  8. Kota Atena terletak dekat laut apa?
  9. Dalam kotbah kepada orang Atena, Paulus mengatakan Allah memerintahkan dimana-mana orang harus apa?
  10. Paulus memperingatkan hal apa yang akan datang atas semua orang?
  11. Mengapa saya harus bertobat kepada Allah?
  12. Apakah maksudnya berbalik kepada Allah?
  13. Apakah maksudnya “melakukan pekerjaan-pekerjaan yang sesuai dengan pertobatan”?
  14. Apakah maksud nabi Yesaya ketika dia katakan berpaling kepada Allah dan diselamatkan?
  15. Dalam Roma 10, Paulus mengatakan keselamatan adalah mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah ___ dan barangsiapa yang berseru kepada nama ___, akan diselamatkan.
  16. Apakah mungkin seseorang menerima Kristus sebagai Juruselamat tetapi menolaknya sebagai Tuhan? Akankah Allah menerima ini?
  17. Apakah buktinya penjahat yang disalib benar-benar bertobat?
  18. Apakah buktinya anak yang hilang itu bertobat?
  19. Apakah hal pertama yang ditobatkan oleh anak yang hilang?
  20. Mengapa Zakheus sangat dibenci orang Yahudi?
  21. Apakah yang ditobatkan oleh Zakheus?
  22. Dimanakah posisi Tesalonika dari Atena?
  23. Ketika mereka mendengarkan kotbah Paulus mengenai Injil Kristus, para penyembah berhala di Tesalonika melakukan apa?
  24. Apakah bukti pertobatan dan iman mereka?

Iman yang menyelamatkan

Ayat hafalan: Yohanes 3:16

Dalam pelajaran sebelumnya kita melihat Alkitab mengatakan bahwa pertobatan dan iman adalah perlu untuk keselamatan. Pertobatan dan iman adalah cara orang berdosa menerima karunia gratis keselamatan dari Allah.

KPR 20:21 aku senantiasa bersaksi kepada orang-orang Yahudi dan orang-orang Yunani, supaya mereka bertobat kepada Allah dan percaya kepada Tuhan kita, Yesus Kristus.

Dalam ayat ini, rasul Paulus menjelaskan bahwa dia mengkotbahkan kepada semua orang. Dia mengkotbahkan pertobatan dan iman. Orang berdosa harus bertobat kepada Allah, karena kepada Allah lah saya sudah berdosa dengan kehidupan semau saya sendiri. Dan orang berdosa harus beriman kepada Yesus, karena Dia sudah mati untuk dosa saya dan Dia adalah satu-satunya Juruselamat.

Karena Paulus mengatakan pertobatan terlebih dahulu, kita telah mulai pelajaran kita tentang pertobatan.

Dalam pelajaran ini kita melihat iman “percaya kepada Tuhan kita, Yesus Kristus.”

Perhatikan tiga pertanyaan penting tentang iman yang menyelamatkan:

Apakah iman yang menyelamatkan?

Iman yang menyelamatkan tidak hanya percaya kepada fakta.

Penting dipahami bahwa iman yang menyelamatkan bukanlah hanya sekadar percaya kepada fakta sejarah saja. Sebagai contoh, kita percaya bahwa George Washington adalah presiden pertama Amerika Serikat dan Adolf Hitler memerintah Jerman pada Perang Dunia II dan Mahatma Gandhi pernah hidup di India. Semua kepercayaan ini tidak merubah kehidupan orang-orang yang mempercayainya.

Begitu juga dengan banyak orang yang percaya Yesus Kristus dahulu pernah hidup dan Dia melakukan banyak mujizat dan bahkan Dia mati untuk dosa manusia dan bangkit dari mati, tetapi kepercayaan ini tidak merubah hidup mereka. Iman yang menyelamatkan berbeda dari ini. Iman yang menyelamatkan adalah iman sepenuhnya.

Alkitab mengatakan Yesus adalah satu-satunya Tuhan dan Juruselamat.

Yohanes 14:6 Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. KPR 4:12 Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.

Untuk diselamatkan saya harus percaya bahwa hanya Yesus Kristus saja satu-satunya Tuhan dan Juruselamat, persis seperti yang Alkitab katakan. Beberapa orang mencoba menambahkan Yesus sebagai salah satu dari dewa-dewa mereka. Mereka ingin percaya Yesus dan tetap percaya kepada tuhan lain juga. Tidak ada orang seperti ini yang bisa diselamatkan.

Seorang China pernah berkata dia percaya Yesus dan ingin dibaptis. Pengkotbah bertanya kepadanya bagaimana menurut dia tentang Buddha. Dia berkata, “Saya masih percaya pengajaran Buddha.” Ini bukan iman yang menyelamatkan.

Iman yang menyelamatkan adalah iman yang percaya sepenuhnya.

Kata percaya dalam Alkitab berarti percaya sepenuhnya, bergantung kepadanya, menyerahkan diri sepenuhnya.

Untuk diselamatkan, orang harus mempercayakan sepenuhnya jiwanya dan seluruh kekekalannya kepada Tuhan Yesus. Dia harus mengandalkan Yesus dan hanya Yesus saja untuk mengampuni dosanya dan membenarkannya dihadapan Allah dan membawanya ke sorga.

Percaya kepada Yesus adalah seperti percaya kepada sebuah perahu untuk membawa saya menyeberangi danau. Tidak cukup hanya melihat kepada perahu dan mengaguminya. Saya harus benar-benar percaya masuk menaikinya dan mempercayakannya untuk membawa saya sampai ke tujuan. Beberapa orang mengatakan percaya Yesus sebagai Juruselamat, tetapi mereka tetap melakukan ritual agama lama mereka. Ini membuktikan mereka tidak sepenuhnya percaya kepada Yesus. Ketika kita percaya Yesus, kita tahu bahwa kita tidak membutuhkan ritual agama kosong dan sia-sia untuk keselamatan. Kita berhenti percaya kepada agama kosong.

Percaya kepada Yesus adalah seperti percaya kepada dokter ulung untuk mengobati saya dari penyakit mematikan. Yesus sendiri mengumpamakan keselamatan seperti mencari tabib.

Markus 2:17 Yesus mendengarnya dan berkata kepada mereka: “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa (KJV:kepada pertobatan.)

Alkitab mengatakan bahwa orang berdosa membutuhkan ‘bedah jantung,’ tetapi hanya ada satu dokter saja yang bisa melakukannya dan Dia adalah Dr. Yesus. Perhatikan keselamatan bisa diibaratkan mencari dokter jantung unggulan. Pertama, pasien mengenali kebutuhannya. Dia mengerti bahwa dia menderita penyakit yang mematikan dan dia bisa mati kapan saja. Dia mengerti bahwa sangat lah amat penting baginya untuk mendapatkan penyembuhan secepat mungkin. Tidak seorang pun yang mau dibedah jantungnya jika dia tidak benar-benar yakin itu harus dilakukan. Begitu juga tidak ada seorang pun yang berpaling kepada Yesus untuk keselamatan sampai dia benar-benar yakin bahwa dia orang berdosa yang harus dihukum dalam neraka kekal. Kedua, pasien mengerti bahwa sama sekali tidak ada cara penyembuhan lain. Dia benar-benar percaya bahwa dia tidak bisa menyembuhkan dirinya sendiri dan tidak ada dokter lain yang sanggup menolongnya. Begitu pula, orang berdosa tidak akan berserah penuh kepada Yesus sampai dia benar-benar yakin bahwa tidak mungkin bisa diselamatkan dengan amal perbuatan baik maupun ritual ibadah agama atau filosofi apapun. Ketiga, pasien tahu kemampuan dan reputasi dokter. Dia mengerti bahwa dokter ini punya kemampuan khusus dan 100% berhasil, sama sekali tidak pernah gagal dalam operasi. Dan tidak ada dokter lain yang sanggup menolongnya. Begitu pula, orang berdosa harus mengerti bahwa Yesus adalah Anak Allah yang sanggup menyelamatkan setiap orang berdosa yang datang kepadaNya. Hal ini dimengerti dari mendengar Injil Kristus. Keempat, pasien diaykinkan bahwa dokter ini sanggup menyembuhkan. Dia percaya bahwa dari semua dokter diseluruh dunia hanya satu dokter ini yang bisa menyembuhkan penyakit ini. Begitu pula, orang berdosa harus benar-benar yakin bahwa selain Yesus, di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan. (KPR 4:12). Kelima, pasien harus datang kepada dokter. Tidak cukup hanya tahu mengenai dokter unggulan, saya harus datang kepadaNya secara pribadi dan meminta bantuanNya. Begitu pula, tidak cukup orang berdosa mempelajari Injil dan berdiri jauh dan mengagumi Sang Dokter Yesus. Saya harus datang kepada Kristus secara pribadi untuk keselamatan. Yesus mengatakan, “.. barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang.” Yohanes 6:37. Si pasien harus membiarkan Sang Dokter untuk merawat dia dan percaya mutlak sepenuhnya kepadaNya. Ini adalah contoh iman yang menyelamatkan.

Iman yang menyelamatkan adalah keyakinan pasti.

Untuk diselamatkan saya harus yakin sepenuhnya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat dan bahwa Dia akan memenuhi janjiNya kepada saya. Keselamatan yang benar adalah kepastian keselamatan dengan keyakinan penuh.

Ini adalah iman yang dimiliki para murid Yesus mula-mula.

Perhatikan kesaksian Petrus di Yohanes 6:66-69.6:66 Mulai dari waktu itu banyak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia. 6:67 Maka kata Yesus kepada kedua belas murid-Nya: “Apakah kamu tidak mau pergi juga?” 6:68 Jawab Simon Petrus kepada-Nya: “Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal; 6:69 dan kami telah percaya dan tahu, bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah.”

Pada hari itu orang banyak berpaling dari Yesus karena tersinggung oleh pengajaranNya. Tetapi Petrus dan para murid yang benar-benar percaya tidak pergi, karena mereka mempunyai iman benar yang menyelamatkan. Mereka tahu pasti. Mereka bisa yakin akan keselamatan karena janji Allah kepada semua yang menerima Kristus sebagai Juruselamat.

Perhatikan janjiNya

1 Yohanes 5:11 Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. 5:12 Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup. 5:13 Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal.

Kita lihat bahwa Allah mau orang berdosa diselamatkan dan mengetahui bahwa mereka mempunyai hidup yang kekal. Ini adalah kehendak Allah. Keselamatan adalah rancangan Allah. “.. Bapa telah mengutus Anak-Nya menjadi Juruselamat dunia.” 1 Yohanes 4:14). Ketika orang berdosa menerima Yesus sebagai Juruselamat, Allah ingin dia tahu pasti bahwa dia mendapatkan pengampunan dosa dan hidup kekal. Allah tidak ingin orang percaya yang ragu.

Bertentangan dengan kepastian iman adalah “iman” orang yang mengatakan mereka “berharap” akan diselamatkan, artinya mereka tidak yakin. Saya pernah bertemu seorang Nepal yang mengatakan dia 99% percaya kepada Yesus. Itu tidak cukup! Kamu harus seperti Petrus yang benar-benar yakin.

Iman yang menyelamatkan adalah iman yang tidak bercampur

Iman kepada Kristus tidak bisa dicampur dengan iman kepada usaha manusia. Perhatikan ayat berikut yang mengajarkan bahwa keselamatn bukan hasil usahamu.

Roma 3:24 dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus. ?4:4 Kalau ada orang yang bekerja, upahnya tidak diperhitungkan sebagai karunia, tetapi sebagai haknya. 4:5 Tetapi kalau ada orang yang tidak bekerja, namun percaya kepada Dia yang membenarkan orang durhaka, imannya diperhitungkan menjadi kebenaran 6:23 Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. Efesus 2:8 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, 9 itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. Titus 3:4 Tetapi ketika nyata kemurahan Allah, Juruselamat kita, dan kasih-Nya kepada manusia, 3:5 pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus, 3:6 yang sudah dilimpahkan-Nya kepada kita oleh Yesus Kristus, Juruselamat kita

Orang harus menerima keselamatan Kristus sebagai karunia gratis, bukan sebagai upah atas amal perbuatan baik. Sebuah karunia adalah sesuatu yang dibayarkan orang lain dan kemudian diberikan kepada saya gratis. Jika saya berusaha membayar seberapapun juga maka ini bukan karunia lagi. Begitu pula jika saya menambahkan usaha amal baik saya kepada kasih karunia Allah, maka ini bukan keselamatan yang benar.

Roma 11:6 Tetapi jika hal itu terjadi karena kasih karunia, maka bukan lagi karena perbuatan, sebab jika tidak demikian, maka kasih karunia itu bukan lagi kasih karunia

Jika seseorang membelikan saya hadia berharga dan saya katakan, “Itu terlalu mahal; saya akan bayar sebagian biaya untuk membantumu,’ apakah ini masih karunia?

Alkitab saja satu-satunya kitab suci yang mengajarkan hal ini bahwa keselamatan adalah karhunia gratis kasih karunia Allah. Semua agama lain mengajarkan keselamatan dari usaha manusia.

Yesus adalah satu-satunya yang membayarkan lunas keselamatan dengan harga yang teramat mahal, dengan kematian dan darahNya. Dia membayar harga 100% lunas. Sudahkah anda menerima karnunia gratis keselamatan, atau masihkah anda berusaha melakukan amal ibadah untuk dapat membayar keselamatanmu sendiri?

Iman yang menyelamatkan adalah iman yang menerima.

Yohanes 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya

Disini dijelaskan percaya Yesus adalah menerima Yesus. Iman yang menyelamatkan menerima Yesus sebagai Juruselamat yang hidup. Iman yang menyelamatkan tidak sekadar “percaya” kepada Yesus sebagai seorang yang pernah hidup dalam sejarah manusia; tetapi percaya bahwa Kristus sudah bangkit dari maut dan memanggil orang kepadaNya.

Perhatikan panggilan Kristus:

Matius 11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. 11:29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. 11:30 Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.”

Yesus mengatakan, “Marilah kepada-Ku.” Dia hidup. Dia adalah pribadi. Keselamatan bukanlah agama; ini adalah hubungan pribadi dengan Anak Allah yang sudah bangkit. Kristus mengatakan, “Marilah.” Dia siap menerima semua orang yang mau datang kepadaNya. Dia siap menjadi Tuhanmu, Juruselamatmu, Gembalamu, Temanmu, Imam Besarmu.

Yesus mengundang “semua.” Dia siap menyelamatkan semua orang berdosa yang mau menerima iman yang menyelamatkan. Tidak ada seorang pun orang berdosa yang tidak bisa diselamatkan. Tidak ada dosa apapun yang terlalu besar untuk dibayar oleh darah Kristus yang mahal.

Yesus mengundang semua yang letih lesu dan berbeban berat. Ini berarti semua orang yang sadar mereka orang berdosa dan mengerti bahwa mereka tidak bisa menyelamatkan diri sendiri. Ini merujuk kepada semua orang yang takut akan mati karena mereka harus menghadap pengadilan Allah. Ini merujuk kepada semua yang melakukan segala upaya amal ibadah sia-sia untuk mendapatkan keselamatan didalam agama dan membenarkan diri sendiri dalam filosofi, dsb.

Yesus mengatakan “Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” Yesus berjanji akan menerima semua orang yang mau datang kepadaNya dan memberikan kelegaan kekal kepada mereka. Ini adalah kelegaan dari kebenaran amal ibadah sendiri yang tidak dapat menyelamatkan dan dari agama kosong yang tidak dapat menyelamatkan. Ini adalah kelegaan kekal mengetahui bahwa semua dosa saya 100% sudah dibayar lunas dan saya sudah memiliki hidup kekal.

Perhatikan Yesus mengatakan “Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” Kelegaan kekal dalam keselamatan adalah karunia gratis kasih karunia Kristus.

Yesus mengatakan, “Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku.” Ketika orang berdosa datang kepada Kristus dan menerimaNya sebagai satu-satunya Juruselamat, ini adalah kuk pelayanan. Ini adalah kuk pembelajaran dan ketaatan. Ini berarti menjadi murid Kristus. Ini berarti belajar Firman Tuhan dan mempelajari kehendak Allah dan melakukan kehendak Allah. Ini berarti bergabung bersama dengan jemaat PB yang percaya Alkitab. Inilah yang kita lihat dalam buku KPR.

KPR 2:42 Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa. 2:43 Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda.

Yesus mengatakan, “jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.” Kehidupan Kristen bukanlah kehidupan saya; ini adalah kehidupan Kristus didalam saya. Ini bukanlah usaha saya sendiri. Ini bukanlah “berusaha menjadi baik.” Ini adalah ketenangan jiwa. Banyak penderitaan dan penganiayaan dalam kehidupan Kristen, tetapi bahkan ditengah penderitaan tetap ada ketenangan jiwa dan damai dan sukacita dan berkat. Jika seseorang mengatakan mereka mengenal Kristus tetapi mereka mempunyai kehidupan Kristen sulit, ada sesuatu yang salah.

Saya ingat seorang wanita yang mengaku Kristen yang berkata kepada isteriku, “Kehidupan Kristen terlalu berat. Saya tidak sanggup melakukannya.” Dia tumbuh dalam keluarga Kristen dan dibaptis dan mengaku sebagai Kristen ketika dia nyaman, tetapi dia tidak memiliki sukacita didalam Kristus karena dia tidak mengenal keselamatan didalam Kristus. Dia tidak berserah kepada Allah dalam pertobatan. Dia tidak datang kepada Kristus sebagai orang berdosa yang membutuhkan keselamatan. Dia tidak memikul kuk Kristus. Ini bukanlah keselamatan.

Dimanakah posisi pekerjaan dalam kehidupan Kristen?

Apakah percaya Kristus berarti saya tidak perlu bekerja dalam kehidupan Kristiani? Dimanakah posisi pekerjaan? Kita telah menyinggung hal ini dalam pelajaran sebelumnya, tetapi kita akan mendalaminya lagi. Kita perhatikan lagi ayat ini.

Efesus 2:8 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, 2:9 itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. 2:10 Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.

Allah ingin umatNya untuk menghidupi kehidupan yang taat dan kudus, tetapi ini setelah mendapatkan kepastian keselamatan. Pekerjaan baik adalah buah keselamatan, bukan jalan keselamatan. Kita tidak diselamatkan oleh perbuatan baik amal ibadah; Kita diselamatkan untuk melakukan pekerjaan baiak. Pekerjaan baik dihasilkan dalam orang percaya oleh Roh Kudus.

Dalam surat Paulus kepada jemaat Efesus, ada sekitar 90 perintah yang harus ditaati oleh orang percaya.

Efesus 4:2 Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu. 4:25 Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota. 4:26 Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu 4:28 Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan. 4:29 Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia. 4:30 Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan. 4:31 Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan. 4:32 Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.
5:3 Tetapi percabulan dan rupa-rupa kecemaran atau keserakahan disebut sajapun jangan di antara kamu, sebagaimana sepatutnya bagi orang-orang kudus. 5:11 Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu. 5:16 dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. 5:17 Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan. 5:18 Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh, 5:22 Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan
5:25 Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya 6:1 Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian. 6:2 Hormatilah ayahmu dan ibumu–ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini: 6:3 supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi. 6:4 Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan. 6:5 Hai hamba-hamba, taatilah tuanmu yang di dunia dengan takut dan gentar, dan dengan tulus hati, sama seperti kamu taat kepada Kristus, 6:9 Dan kamu tuan-tuan, perbuatlah demikian juga terhadap mereka dan jauhkanlah ancaman. Ingatlah, bahwa Tuhan mereka dan Tuhan kamu ada di sorga dan Ia tidak memandang muka.

Ini adalah beberapa pekerjaan yang Allah ingin agar orang percaya melakukannya, tetapi kita tidak bisa melakukannya sebelum kita diselamatkan. Saya harus didamaikan dengan Allah melalui Yesus Kristus. Semua dosa saya harus ditebus. Saya harus dilahirkan kembali. Barulah kemudian saya bisa melayani Allah dengan pantas dan melakukan pekerjaan-pekerjaan baik yang menyenangkan hatiNya.

Pertama, saya harus dibersihkan dari segala dosa saya dan didamaikan dengan Allah, kemudian baru saya bisa melayani Allah.

Kesimpulan – Pertobatan dan Iman Bekerja

Salah satu contoh jelas di Alkitab mengenai pertobatan dan iman bekerja adalah 1 Tesalonika 1:9-10. Kita telah mempelajari ini dalam pelajaran tentang pertobatan, kini kita lihat kembali untuk membuat kesimpulan.

1 Tesalonika 1:9 Sebab mereka sendiri berceritera tentang kami, bagaimana kami kamu sambut dan bagaimana kamu berbalik dari berhala-berhala kepada Allah untuk melayani Allah yang hidup dan yang benar, 1:10 dan untuk menantikan kedatangan Anak-Nya dari sorga, yang telah dibangkitkan-Nya dari antara orang mati, yaitu Yesus, yang menyelamatkan kita dari murka yang akan datang. KJV: turned to God from idols.

Para penyembah berhala ini berbalik kepada Allah dari berhala-berhala untuk melayani Allah yang hidup dan yang benar. Berbalik dari berhala-berhala ini adalah pertobatan. Berbalik kepada Allah ini adalah iman. Ini adalah bagian inti tanggung jawab orang berdosa.

Ketika saya berbalik kepada Allah dari berhala, punggung saya adalah kehidupan lama, agama palsu, injil palsu, hidup seenaknya tanpa Allah. Saya meninggalkan semua kehidupan lama ini, allah palsu (berhala) dan jalan lama dan pikiran lama. Ketika saya berbalik kepada Allah yang benar, saya berbalik kepada Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Saya mempercayai Dia. Saya menerima Dia. Saya menyembah Dia. Saya datang kepadaNya.

Apakah anda siap melakukan ini?

2Korintus 6:2 Sebab Allah berfirman: “Pada waktu Aku berkenan, Aku akan mendengarkan engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau.” Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu.

Pertanyaan tentang Iman.

  1. Apakah itu Injil Yesus Kristus?
  2. Apakah yang Yesus katakan akan terjadi kepada orang yang tidak mau bertobat?
  3. Paulus memperingatkan kejadian apakah yang akan menimpa semua manusia?
  4. Dalam Roma 10, Paulus mengatakan keselamatan adalah “ mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah __” dan “barangsiapa yang berseru kepada nama __, akan diselamatkan.”
  5. Apakah bukti pertobatan anak yang hilang?
  6. Apakah bukti pertobatan para penyembah berhala di Tesalonika?
  7. Apakah enam karakteristik iman yang menyelamatkan yang sudah kita pelajari?
  8. Yesus mengatakan, Akulah ___ dan _____ dan __. Tidak ada _____ yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
  9. Dimana Alkitab mengatakan, “di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.”
  10. Kata percaya dalam Alkitab berarti ____.
  11. Bagaimana mempercayai Yesus seperti menaiki perahu menyeberangi danau?
  12. Petrus mengatakan, “kami telah percaya dan __ bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah.” KJV: thou art that Christ, the Son of the living God.
  13. Bagaimana saya bisa yakin akan keselamatan? Darimana asal keyakinan ini?
  14. Yohanes menulis kepada orang yang percaya Yesus sebagai Anak Allah supaya __ bahwa kamu memiliki hidup yang kekal.
  15. Jika saya percaya 5% kepada amal perbuatan dan/atau agama untuk menyelamatkan saya dan 95% kepada Yesus, apakah ini iman yang menyelamatkan?
  16. Alkitab mengatakan tentang Kristus, “Tetapi semua yang ______ diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, aitu mereka yang _____ dalam nama-Nya.”
  17. Ketika Yesus mengatakan “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat” siapa yang Dia maksudkan?
  18. Apakah yang Yesus janjikan kepada orang yang letih lesu dan berbeban berat yang datang kepadaNya?
  19. Menurut Efesuss 2:8-10, apakah posisi pekerjaan baik dalam keselamatan?

Kapankah Kedatangan Yesus Kembali?

Kita sudah melihat Alkitab mengatakan Yesus akan datang kembali. Perhatikan beberapa ayat berikut:

KPR 1:7 Jawab-Nya: “Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya. 1:8 Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.” 1:9 Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka. 1:10 Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka, 1:11 dan berkata kepada mereka: “Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga.”

Ini terjadi 40 hari setelah kebangkitan Yesus dari maut. Dia memerintahkan murid-muridNya untuk memberitakan Injil keseluruh dunia. Dia menjanjikan bahwa Roh Kudus akan menolong mereka melakukan tugas ini. Lalu Dia terangkat ke sorga. Dua malaikat memberitahukan para murid bahwa Yesus akan kembali ke bumi.

Matius 24:29 “Segera sesudah siksaan pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang. 24:30 Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. 24:31 Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain.

Ini menggambarkan kedatangan Kristus dalam kuasa dan kemuliaan untuk mendirikan kerajaanNya di bumi. Orang di bumi akan meratap karena penghakiman akan menimpa mereka

2 Tesalonika 1:7 dan untuk memberikan kelegaan kepada kamu yang ditindas, dan juga kepada kami, pada waktu Tuhan Yesus dari dalam sorga menyatakan diri-Nya bersama-sama dengan malaikat-malaikat-Nya, dalam kuasa-Nya, di dalam api yang bernyala-nyala, 1:8 dan mengadakan pembalasan terhadap mereka yang tidak mau mengenal Allah dan tidak mentaati Injil Yesus, Tuhan kita. 1:9 Mereka ini akan menjalani hukuman kebinasaan selama-lamanya, dijauhkan dari hadirat Tuhan dan dari kemuliaan kekuatan-Nya, 1:10 apabila Ia datang pada hari itu untuk dimuliakan di antara orang-orang kudus-Nya dan untuk dikagumi oleh semua orang yang percaya, sebab kesaksian yang kami bawa kepadamu telah kamu percayai.

Ketika Kristus datang kembali, Dia akan menghakimi semua orang yang menolak Injil. Injil Yesus Kristus telah dikumandangkan keseluruh dunia selama 2000 tahun. Harini Injil bisa ditemukan di Internet. Alkitab sudah tersedia dalam semua bahasa utama dunia. Ada gereja yang percaya Alkitab di banyak negara. Allah telah menawarkan keselamatan kepada semua manusia melalui AnakNya, Yesus Kristus. Dia siap untuk menyelamatkan setiap orang dan semua orang. Tetapi orang sudah mengabaikan Injil. Mereka menolak untuk bertobat. Mereka menolak Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Akan tiba waktunya ketika Allah tidak lagi memberikan kesempatan kepada orang berdosa untuk diselamatkan.

Matius 24:44 Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga.”

Alkitab mengatakan Kristus akan datang pada saat yang tidak terduga. Tidak seorang pun yang tahu waktu kedatanganNya. Pengikut Kristus diperintahkan untuk siap sedia setiap saat.

Inilah jawaban pertanyaan, “Kapan Kristus datang kembali?” Yesus bisa dadtang setiap saat. Kedatangan Yesus imminent, tidak terduga.

Setelah kedatanganNya, tidak akan ada lagi kesempatan untuk diselamatkan. Itulah sebabnya orang dibumi meratap ketika melihat Kristus datang diatas awan dari sorga dengan kuasa dan kemuliaan yang besar. Mereka tahu bahwa sudah terlambat untuk diselamatkan.

Sudah siapkah anda?

Jika kamu sudah percaya kepada Yesus Kristus sebagai Juruselamat, langkah berikutnya adalah dibaptis dan menjadi anggota jemaat dalam gereja yang kuat yang benar-benar percaya Alkitab.

Sebagai langkah awal mencari gereja kami rekomendasi daftar gereja di www.alkitabiah.org

Banyak media ebook, video, audio bisa download dari www.diselamatkan.org dan versi bahasa Inggris dari www.wayoflife.org

Buku ini diterjemahkan dari https://www.wayoflife.org/free_ebooks/seekers_bible_study.php

Referensi lain: